Investor Saham Indonesia Capai 7 Juta

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Jun 2025 14:49 143 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID, Jakarta – Pasar modal Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang.

Pada Senin (26/5), jumlah investor saham resmi melampaui angka 7 juta, mencapai 7.001.268 single investor identification (SID).

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai pencapaian ini sebagai bukti optimisme masyarakat terhadap prospek ekonomi Indonesia dan minat investasi yang tinggi, bahkan di tengah dinamika ekonomi global.

Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organization (SRO), anak usahanya, dan berbagai pemangku kepentingan.

Program edukasi pasar modal yang inovatif dan terkoordinasi dengan baik menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan literasi dan partisipasi masyarakat.

Dari 6.381.444 SID pada akhir 2024, jumlah investor meningkat sebesar 619.824 SID hingga 26 Mei 2025.

Pertumbuhan ini terjadi meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami fluktuasi,  menunjukkan ketahanan dan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan bahwa minat investasi tetap tinggi meskipun ada ketidakpastian ekonomi global, termasuk dampak kebijakan tarif impor Amerika Serikat di awal tahun 2025.

Bahkan, periode 27 Maret hingga 8 April 2025 (bertepatan dengan libur panjang Idul Fitri) mencatat penambahan lebih dari 38.000 investor baru.

BEI menyadari pentingnya infrastruktur informasi dan edukasi yang kuat.  Aplikasi IDX Mobile (lebih dari 287.000 pengguna), media sosial resmi BEI, jaringan Galeri Investasi BEI (mendekati 1.000 lokasi), dan lebih dari 6.000 Duta Pasar Modal berperan penting dalam menjangkau dan mendidik masyarakat.

Berbagai program edukasi, termasuk Sekolah Pasar Modal (SPM), webinar, seminar, dan workshop, telah dan terus dilaksanakan di seluruh Indonesia.

BEI juga melibatkan pelaku industri, perusahaan efek, asosiasi, akademisi, komunitas, dan media dalam strategi literasi pasar modalnya.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menambahkan bahwa BEI juga fokus pada peningkatan partisipasi investor institusi melalui komunikasi berkelanjutan dan keterlibatan aktif bersama investor institusi domestik.

Hal ini untuk membangun pasar modal yang transparan, dinamis, dan inklusif, serta memperkuat peran pasar modal Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA