Longboat Ditemukan di Perairan Torombia Buton Utara, Tim SAR Lanjutkan Pencarian Nelayan Hilang

waktu baca 2 menit
Sabtu, 3 Okt 2026 01:07 283 redaksi

RADAR KENDARI – Tim SAR gabungan menghentikan sementara operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh dari longboat di sekitar perairan Desa Torombia, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara.

Nelayan yang dilaporkan hilang tersebut diketahui bernama Ayudin alias Piiku, laki-laki berusia 42 tahun, warga Desa Torombia, Kecamatan Kulisusu Utara.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin AS, mengatakan Tim Rescue KPP Kendari tiba di lokasi kejadian atau Last Known Position (LKP) pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 18.10 Wita.

Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan nelayan dan masyarakat setempat untuk memperoleh informasi terkait keberadaan korban.

“Pada pukul 18.30 Wita Tim SAR gabungan menghentikan sementara operasi SAR dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pukul 07.00 Wita,” demikian laporan KPP Kendari.

Operasi pencarian ini dilakukan setelah korban dilaporkan tidak kembali dari melaut sejak Kamis (1/10/2026).

Berdasarkan kronologi, Ayudin berangkat melaut sekitar pukul 05.00 Wita menggunakan longboat untuk mencari gurita di sekitar perairan Desa Torombia.

Namun hingga informasi kejadian diterima, korban belum kembali ke rumah. Pihak keluarga bersama masyarakat kemudian melakukan pencarian dan menemukan longboat yang digunakan korban.

Temuan tersebut kemudian menjadi bagian dari proses pencarian terhadap korban yang diduga terjatuh dari longboat.

Dalam pencarian, Tim SAR gabungan melibatkan unsur SMC dan staf SMC KPP Kendari, rescuer KPP Kendari, Kepala Desa Torombia, Babinsa Torombia, masyarakat sekitar serta keluarga korban.

Tim juga mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya rescue car, Rigid Inflatable Boat (RIB), longboat, peralatan medis dan evakuasi SAR, peralatan komunikasi serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.

Berdasarkan informasi cuaca dari BMKG, kondisi di lokasi pencarian pada Jumat sore dilaporkan cerah dengan kecepatan angin sekitar 21 kilometer per jam dari arah timur laut. Sementara tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 1 meter.

Operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada Sabtu (3/10/2026) pagi mulai pukul 07.00 Wita dengan harapan korban segera ditemukan.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA