Polri Ganti Tagline Presisi, Kini Usung Semangat “Polisi Bersama Masyarakat”

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Okt 2026 01:10 108 redaksi

RADAR KENDARI – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, S.H., S.I.K., M.Si.

Seiring pergantian pucuk pimpinan tersebut, Polri resmi mengubah tagline yang selama ini digunakan, yakni “Presisi”, menjadi slogan baru “Polisi Bersama Masyarakat”.

Perubahan tagline tersebut disampaikan melalui petunjuk dan arahan pimpinan kepada seluruh Pejabat Utama (PJU) Polri hingga Kapolda dan Kapolres/Ta di seluruh Indonesia.

Jajaran kepolisian diperintahkan untuk segera menyesuaikan berbagai kebutuhan administrasi dan komunikasi institusi, mulai dari bahan laporan, paparan, hingga narasi komunikasi publik dengan menggunakan tagline yang baru.

Penggunaan slogan “Polisi Bersama Masyarakat” sekaligus menandai berakhirnya penggunaan tagline “Presisi” yang menjadi identitas Polri pada periode kepemimpinan sebelumnya.

Tagline baru tersebut tidak sekadar menjadi perubahan identitas komunikasi institusi, tetapi juga membawa pesan mengenai arah orientasi pelayanan kepolisian ke depan.

Secara filosofis, “Polisi Bersama Masyarakat” menempatkan masyarakat sebagai mitra utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Polri diharapkan hadir tanpa sekat dan jarak dengan warga, mengedepankan pendekatan humanis serta membangun hubungan kemitraan yang sejajar.

Melalui semangat tersebut, polisi tidak diposisikan hanya sebagai aparat penegak hukum yang berada di luar atau di atas masyarakat.

Sebaliknya, kepolisian menegaskan posisinya sebagai bagian dari masyarakat yang hadir untuk mendengar, melayani, melindungi, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

Orientasi tersebut juga menekankan pentingnya keterlibatan publik dalam penyelesaian berbagai persoalan sosial.

Polri didorong untuk lebih aktif mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat serta membangun komunikasi terbuka dalam mencari solusi atas persoalan yang muncul di lapangan.

Konsep problem solving secara kolaboratif menjadi salah satu pesan penting yang terkandung dalam tagline baru tersebut.

Setiap persoalan masyarakat diharapkan tidak hanya dilihat dari perspektif penegakan hukum, tetapi juga dicari penyelesaiannya melalui pendekatan komunikasi, dialog, dan keterlibatan masyarakat.

Dengan demikian, perubahan tagline ini diharapkan dapat diterjemahkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas personel di lapangan, mulai dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek.

Seluruh personel Polri diharapkan mampu merefleksikan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dalam menjalankan tugas sehari-hari, sehingga kehadiran polisi semakin dirasakan oleh masyarakat.

Tagline baru tersebut juga menjadi penegasan bahwa kepercayaan publik menjadi salah satu fondasi penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Dengan membangun kedekatan, membuka ruang komunikasi, dan bekerja bersama masyarakat, Polri diharapkan semakin mampu mewujudkan institusi yang mengayomi, responsif, dan dipercaya publik.

EDITOR : AGUS SETIAWAN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA