Jasa Raharja Perkuat Literasi Keuangan Ahli Waris Korban Kecelakaan, Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan

waktu baca 2 menit
Kamis, 15 Okt 2026 17:02 123 redaksi

RADAR KENDARI — PT Jasa Raharja (Persero) terus memperkuat upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi para ahli waris korban kecelakaan lalu lintas, melalui program edukasi dan literasi keuangan.

Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman perencanaan keuangan, akses pembiayaan, hingga peluang pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pada Semester I 2026, program ini telah dilaksanakan di tiga wilayah, yaitu Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Jawa Tengah, dengan total peserta mencapai 179 orang.

Edukasi ini secara khusus menyasar ahli waris perempuan, terutama para ibu yang kehilangan pasangan akibat kecelakaan, guna membantu mereka mengelola keuangan keluarga dan menghadapi tantangan ekonomi setelah kehilangan tulang punggung keluarga.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menjelaskan bahwa perlindungan kepada korban kecelakaan dan keluarganya harus dilakukan secara menyeluruh.

Selain menyalurkan santunan sesuai ketentuan, Jasa Raharja juga berupaya meningkatkan kapasitas penerima manfaat agar dapat mengelola dana secara terencana.

“Literasi keuangan menjadi salah satu bekal penting agar mereka dapat merencanakan kebutuhan keluarga, menjaga stabilitas ekonomi, dan melihat peluang untuk mengembangkan usaha,” ujar Awaluddin.

Dalam pelaksanaannya, materi yang disampaikan menggabungkan pemahaman tentang peran dan fungsi Jasa Raharja, perencanaan keuangan keluarga, kewajiban terkait Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), serta penggunaan layanan pembayaran digital.

Rangkaian program literasi keuangan ini telah berlangsung di beberapa kota:

  • Medan, Sumatera Utara (15 April 2026): Diikuti oleh 50 peserta dengan melibatkan Dinas Koperasi UKM Kota Medan dan pelaku UMKM setempat.
  • Surabaya, Jawa Timur (22 Mei 2026): Melibatkan 55 peserta melalui kolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) serta lembaga pelatihan terkait.
  • Pekalongan, Jawa Tengah (18 Juni 2026): Dihadiri oleh 74 peserta.

Awaluddin menambahkan bahwa edukasi dibuat dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta, mulai dari menyusun skala prioritas pengeluaran rumah tangga hingga mengenali peluang usaha yang dapat dikembangkan.

Evaluasi program yang dilakukan melalui pengukuran sebelum dan sesudah kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta di seluruh wilayah.

Melihat dampak positif tersebut, Jasa Raharja berencana memperluas jangkauan program literasi keuangan pada Semester II 2026 ke beberapa wilayah baru, meliputi Sulawesi Selatan, Banten, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kolaborasi dengan PNM, dinas terkait, serta mitra UMKM juga akan terus dilanjutkan untuk menjaga kesinambungan pemberdayaan ekonomi para ahli waris.

“Kami berharap literasi keuangan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga sekaligus menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi para penerima perlindungan,” pungkas Awaluddin.

EDITOR : AGUS SETIAWAN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA