Basarnas Selamatkan 3 ABK Kapal KM Adi Jaya yang Tenggelam di Perairan Buton

waktu baca 2 menit
Minggu, 5 Jul 2026 19:56 100 redaksi

RADAR KENDARI – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan tiga orang kru kapal KM Adi Jaya GT 1 yang tenggelam di perairan antara Pasar Wajo dan Batu Atas, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Ketiga korban ditemukan dalam kondisi selamat setelah sempat terombang-ambing di tengah laut menggunakan rakit darurat buatan mereka sendiri.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) BASARNAS Kendari, Amiruddin A.S., mengungkapkan bahwa ketiga korban berhasil dievakuasi pada Minggu (5/7/2026) siang sekitar pukul 15.40 WITA.

Lokasi penemuan para korban berada sekitar 10,5 Nautical Mile (NM) atau berkisar 19,4 kilometer dari lokasi terakhir kapal dilaporkan hilang (Last Known Position/LKP).

“Seluruh korban Person On Board (POB) sebanyak tiga orang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Mereka terombang-ambing di atas alat apung yang dirakit sendiri sebelum akhirnya dievakuasi oleh Tim SAR,” jelas Amiruddin dalam keterangan resminya, Minggu malam.

Kronologis kejadian bermula ketika kapal Adi Jaya GT 1 yang memuat ikan tuna berangkat dari Flores menuju Baubau pada Sabtu, 4 Juli 2026 sekitar pukul 08.00 WITA.

Kapal tersebut awalnya diperkirakan tiba di tempat tujuan pada Minggu, 5 Juli 2026 sekitar pukul 20.00 WITA.

Namun, dalam pelayaran di sekitar perairan Buton, kapal tersebut dihantam cuaca buruk disertai angin kencang.

Akibatnya, kapal pun terbalik dan tenggelam pada Minggu subuh sekitar pukul 05.22 WITA.

Di saat kritis itulah, para korban sempat melakukan komunikasi terakhir dengan pihak keluarga untuk mengabarkan kondisi mereka yang bertahan di atas rakit darurat.

Mendapat laporan tersebut, pihak BASARNAS langsung mengerahkan alat utama (Alut) dan personel ke lokasi kejadian.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan Kapal Penyelamat RB 210 milik Pos SAR Baubau. Seluruh korban kemudian dibawa menuju Pelabuhan Murhum Baubau dan diserahterimakan secara resmi kepada pihak keluarga yang menunggu pada pukul 19.05 WITA.

Adapun identitas ketiga korban selamat tersebut adalah: Dahlan (59 tahun/Laki-laki) selaku Nakhoda/Kapten Kapal, warga Lasalimu, Edi Cahya (42 tahun/Laki-laki), warga Lasalimu, dan Sadir (35 tahun/Laki-laki), warga Raha.

Selama proses operasi penyelamatan, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cukup cerah dengan kecepatan angin mencapai 17 km/jam.

Kendati demikian, tinggi gelombang di perairan tersebut berkisar antara 1 hingga 1,4 meter, yang menjadi tantangan tersendiri bagi Tim SAR di lapangan.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya SAR Mission Coordinator (SMC) dan Staf SMC KPP Kendari, Rescuer Pos SAR Baubau, Anak Buah Kapal (ABK) RB 210, serta Stasiun Radio Pantai (SROP) Baubau.

Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR kecelakaan kapal ini resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA