Satu ABK Korban KM Virgo Teridentifikasi, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Keluarga

waktu baca 2 menit
Rabu, 16 Sep 2026 09:11 48 redaksi

RADAR KENDARI – Satu anak buah kapal (ABK) yang menjadi korban meninggal dunia dalam insiden KM Virgo Transport 8 kembali teridentifikasi.

Korban diketahui bernama Nurul Rian Hidayat, warga Dusun Sembung, Teja Timur, Pamekasan, Jawa Timur.

Setelah proses identifikasi dan verifikasi dinyatakan valid, PT Jasa Raharja (Persero) menyerahkan santunan kepada keluarga korban di Banjarmasin, Selasa (15/9/2026).

Santunan diserahkan langsung oleh Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, didampingi Kasubdit Biddokes Polda Kalimantan Selatan AKBP Supriyadi.

Santunan tersebut diterima ahli waris istri korban yang diwakili oleh Faishol Lutfi, sepupu korban yang hadir di Banjarmasin.

Muhammad Awaluddin mengatakan, penyerahan santunan dilakukan sebagai bentuk komitmen Jasa Raharja dalam memberikan kepastian pelayanan kepada keluarga korban.

“Setelah proses verifikasi dinyatakan valid, untuk korban meninggal dunia kami akan serahkan secepatnya. Ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk memberikan kepastian pelayanan dan pemenuhan hak perlindungan bagi korban,” ujar Awaluddin.

Sesuai ketentuan, korban meninggal dunia mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta yang diserahkan kepada ahli waris yang sah.

Selain santunan dari Jasa Raharja, terdapat pula perlindungan tambahan melalui Jasaraharja Putera, selaku anak perusahaan Jasa Raharja.

Santunan tambahan tersebut sebesar Rp20 juta bagi korban meninggal dunia, sesuai ketentuan perlindungan asuransi pengangkutan yang dimiliki operator.

Awaluddin menambahkan, Jasa Raharja masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam proses pendataan dan verifikasi korban KM Virgo Transport 8.

Ia mengapresiasi kolaborasi seluruh pemangku kepentingan yang dinilai telah membantu mempercepat proses pendataan korban.

“Terima kasih kepada semua stakeholders yang telah berkolaborasi dengan baik sehingga pendataan tersebut sangat cepat,” katanya.

Jasa Raharja juga memastikan akan terus memonitor perkembangan proses evakuasi dan pencarian korban serta memberikan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jasa Raharja hadir untuk memberikan kepastian pelayanan dan santunan korban,” tutur Awaluddin.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA