Ilustrasi Chat GPT RADAR KENDARI — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mencapai sekitar 23.000 kasus hingga Agustus 2026.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kendari, Ellfi, mengatakan angka tersebut tergolong tinggi.
Namun, kondisi tersebut belum menunjukkan adanya lonjakan kasus yang signifikan dari bulan ke bulan. “Kasus ISPA sampai Agustus sekitar 23 ribu kasus,” kata Ellfi, Rabu (30/09/2026).
Menurutnya, angka tersebut juga perlu dilihat secara proporsional karena data mencakup pasien yang melakukan kunjungan berulang ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Meski demikian, Dinkes Kendari tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama menghadapi kondisi musim kemarau yang dapat memengaruhi kesehatan saluran pernapasan.
Ellfi mengimbau masyarakat menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat. Salah satunya melalui konsumsi makanan bergizi dan memastikan waktu istirahat yang cukup.
Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak penting serta memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga kondisi tubuh.
“Menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, mengurangi aktivitas luar ruangan yang tidak penting, serta memperbanyak konsumsi air putih,” imbaunya.
Dinkes Kendari mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan dan segera memanfaatkan layanan kesehatan apabila mengalami keluhan yang membutuhkan pemeriksaan.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar