FORKESTRA 2026: 405 Opini Anak Muda Berebut Masuk Peta Kebijakan Ekonomi Sultra

waktu baca 3 menit
Senin, 5 Okt 2026 16:40 123 redaksi

RADAR KENDARI — Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menggelar Forum Ekonomi Sultra (FORKESTRA) 2026 sebagai ruang untuk menghimpun gagasan generasi muda dalam menjawab berbagai tantangan ekonomi daerah.

Dilansir dari Media Online Koran Headline, mengusung tema “Mewujudkan Ekosistem Ekonomi Sulawesi Tenggara yang Inklusif, Mandiri, dan Berdaya Saing Global”, puncak FORKESTRA 2026 digelar di Claro Hotel Kendari, Senin (5/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sultra Ir Hugua serta ribuan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Sultra, termasuk Universitas Halu Oleo (UHO) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari.

Kepala BI Sultra, Edwin Permadi, mengatakan FORKESTRA merupakan inisiatif Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sultra untuk mendiseminasikan hasil riset, membahas isu-isu strategis, sekaligus merumuskan rekomendasi kebijakan bersama para pemangku kepentingan.

“FORKESTRA diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional yang berkualitas,” ujar Edwin.

Menurutnya, FORKESTRA tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga wadah untuk menjaring ide, gagasan, dan inovasi dari mahasiswa maupun masyarakat.

Berbagai pemikiran yang dihimpun diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap upaya pengendalian inflasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Sultra.

“Berbagai gagasan tersebut diharapkan dapat menjadi masukan dalam pengembangan kebijakan dan program yang relevan dengan tantangan serta potensi ekonomi daerah,” jelasnya.

Partisipasi masyarakat dalam FORKESTRA 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Edwin mengungkapkan, FORKESTRA tahun ini mencatat 964 pendaftar dengan 405 opini yang masuk. Jumlah tersebut meningkat 33,2 persen dibandingkan 2025 yang hanya mencatat 304 opini.

Menurut Edwin, peningkatan tersebut menunjukkan semakin besarnya partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memberikan perspektif terhadap berbagai persoalan ekonomi daerah.

“Hal ini menunjukkan adanya partisipasi dan kontribusi pemikiran dalam rangka memperkaya perspektif terhadap isu-isu ekonomi daerah,” ungkapnya.

Pada FORKESTRA 2026, terdapat lima subtema utama yang menjadi fokus pembahasan, yakni hilirisasi dan ketahanan pangan, konektivitas wilayah, inovasi dan tata kelola, ekonomi inklusif, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

BI Sultra berharap gagasan yang lahir dari forum tersebut tidak berhenti sebagai kompetisi atau diskusi semata.

Sebaliknya, berbagai opini yang disampaikan peserta diharapkan dapat menjadi bahan rekomendasi bagi pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota dalam menyusun program pembangunan daerah.

Selain itu, gagasan tersebut juga diharapkan membuka ruang kolaborasi riset dan inovasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi Sultra yang inklusif dan berkelanjutan.

Rangkaian FORKESTRA 2026 telah dimulai sejak Juni melalui tahapan pendaftaran. Proses submit dan penjurian berlangsung hingga Agustus, kemudian dilanjutkan dengan pengumuman finalis pada 18 September 2026. Para finalis selanjutnya mengikuti tahapan presentasi pada 24 September 2026.

Puncak FORKESTRA 2026 digelar Senin (5/10/2026) melalui seminar nasional dengan menghadirkan Xaviera Putri, Gen Z dan influencer, serta Irman Faiz, ekonom nasional.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pengumuman pemenang lomba opini FORKESTRA 2026.

Melalui FORKESTRA, BI Sultra mendorong agar perspektif generasi muda tidak hanya menjadi gagasan di ruang diskusi, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi masukan yang relevan bagi penguatan ekonomi Sultra. 

EDITOR : AGUS SETIAWAN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA