Hadiri Munas XVII ORGANDA, Jasa Raharja Dorong Keselamatan Jadi Fondasi Utama Transportasi Darat

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Okt 2026 15:15 87 redaksi

RADAR KENDARI — PT Jasa Raharja (Persero) memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem transportasi darat yang selamat, berkeadilan, serta berkelanjutan.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, saat menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVII Organisasi Angkutan Darat (ORGANDA) di Batam, Kepulauan Riau, yang berlangsung pada 6–8 Oktober 2026.

Dalam arahannya, Awaluddin menyoroti peran penting pelaku usaha angkutan jalan dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas.

Faktor-faktor operasional seperti pengelolaan armada, kondisi teknis kendaraan, kompetensi pengemudi, pengaturan waktu kerja dan istirahat, hingga kepatuhan regulasi berdampak langsung terhadap keselamatan penumpang maupun pengguna jalan lainnya.

“Keselamatan tentunya bukan hanya tanggung jawab satu institusi, melainkan tanggung jawab bersama,” ujar Awaluddin.

Ia menambahkan, Jasa Raharja terus memperkuat koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Kepolisian, pemerintah daerah, ORGANDA, operator transportasi, hingga fasilitas kesehatan.

Sinergi tersebut diwujudkan melalui program edukasi keselamatan, pemetaan area rawan risiko, penguatan forum lalu lintas dan angkutan jalan, serta percepatan pelayanan penanganan korban kecelakaan.

Langkah ini juga sejalan dengan transformasi layanan Jasa Raharja dalam ekosistem Danantara untuk memastikan masyarakat memperoleh perlindungan menyeluruh sebelum, saat, maupun setelah terjadinya risiko.

Munas XVII ORGANDA tahun ini mengusung tema “ORGANDA Menjawab Disrupsi: Kepastian Regulasi, Kesetaraan Usaha, dan Keselamatan Transportasi untuk Angkutan Penumpang dan Logistik Berkelanjutan”.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, mengungkapkan pentingnya mengutamakan keselamatan dalam pembangunan konektivitas dan aksesibilitas transportasi.

Berdasarkan data kepolisian, tercatat sebanyak 24.296 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2025.

“Angka tersebut menunjukkan bahwa keselamatan jalan masih menjadi persoalan serious yang membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Transportasi harus mampu membangun konektivitas antardaerah dan antarmoda, namun konektivitas tersebut harus dibangun dengan mengutamakan keselamatan,” tegas Aan.

Sementara itu, Ketua Umum DPP ORGANDA, Adrianto Djokosoetono, menyatakan bahwa ORGANDA siap terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kepastian berusaha, kesetaraan perlakuan, serta melahirkan solusi konkret tanpa mengurangi standar keselamatan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pembukaan Munas XVII ORGANDA ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal DPP ORGANDA Kurnia Lesani Adnan, Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi, Direktur Utama PT Jasaraharja Putera Abdul Haris, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, Dir Lantas Polda Kepri Gathut Bowo Supriono, serta jajaran pejabat terkait lainnya.

EDITOR : AGUS SETIAWAN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA