Dari Rakornas TPAKD 2026, Wali Kota Siska Dorong UMKM di Kendari Lebih Mudah Dapat Modal

waktu baca 3 menit
Jumat, 23 Okt 2026 10:00 49 redaksi

RADAR KENDARI — Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang dihadiri langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tersebut mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia.”

Rakornas TPAKD 2026 menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, serta industri jasa keuangan dalam memperluas akses layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi pembentukan TPAKD di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia sejak akhir 2024.

Presiden menegaskan, perluasan akses keuangan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pendapatan, daya beli, dan kesejahteraan keluarga.

Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak cukup hanya berorientasi pada pertumbuhan makro, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk petani, nelayan, pedagang, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Momentum Rakornas tersebut juga ditandai dengan peluncuran Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK) oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pembentukan lembaga ini menegaskan pentingnya peningkatan kesejahteraan keuangan masyarakat, tidak hanya melalui kepemilikan dan penggunaan layanan keuangan, tetapi juga melalui penguatan kondisi keuangan keluarga.

Bagi Pemerintah Kota Kendari, keikutsertaan dalam Rakornas TPAKD 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, terutama melalui perluasan akses pembiayaan UMKM, peningkatan literasi keuangan, dan pengembangan sektor ekonomi produktif.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, lembaga jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk mengakses layanan keuangan formal.

“Perluasan akses keuangan harus menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Kota Kendari, kami ingin memastikan bahwa pelaku UMKM, perempuan pelaku usaha, generasi muda, serta masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses pembiayaan dapat memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar Siska.

Ia menjelaskan, penguatan akses keuangan merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan ekonomi Kota Kendari yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui TPAKD, Pemkot Kendari akan terus mendorong sinergi dengan OJK, Bank Indonesia, perbankan, dan lembaga jasa keuangan lainnya untuk memperluas jangkauan layanan keuangan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan.

Selain akses permodalan, Pemkot Kendari juga menaruh perhatian pada pengembangan ekosistem ekonomi digital, peningkatan kapasitas pelaku UMKM, serta pemanfaatan layanan keuangan digital untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha lokal.

“Kami berharap hasil Rakornas ini dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret di daerah, terutama dalam memperkuat akses pembiayaan usaha produktif, meningkatkan literasi keuangan, dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tujuan akhirnya adalah memastikan pertumbuhan ekonomi Kota Kendari dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat,” tambahnya.

Ke depan, Pemkot Kendari melalui TPAKD diharapkan semakin mengoptimalkan koordinasi lintas sektor, mengidentifikasi kebutuhan akses keuangan masyarakat, serta mengembangkan program yang mampu menjawab berbagai tantangan pembiayaan di sektor ekonomi produktif.

Partisipasi Wali Kota Siska Karina Imran dalam Rakornas TPAKD 2026 sekaligus menegaskan dukungan Pemerintah Kota Kendari terhadap agenda nasional dalam memperluas akses keuangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat pemberdayaan ekonomi lokal sekaligus mendorong terwujudnya Kota Kendari yang semakin maju, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.

EDITOR : AGUS SETIAWAN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA