Kendalikan Inflasi, Perumda Pasar Kota Kendari Diminta Hadirkan Kios Pangan di Setiap Pasar

waktu baca 2 menit
Rabu, 14 Okt 2026 17:40 45 redaksi

RADAR KENDARI — Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus memperkuat langkah strategis dalam mengendalikan laju inflasi daerah.

Salah satu fokus utama yang didorong saat ini adalah pelibatan aktif Perumda Pasar untuk menghadirkan kios pangan di setiap pasar sebagai pengendali harga.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Kadis Ketapang) Kota Kendari, Abdul Rauf, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan hasil koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi lonjakan harga pangan, terutama beras, yang berpotensi memengaruhi tingkat inflasi kota.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), posisi inflasi Kota Kendari saat ini berada di angka 4,13% yang tergolong cukup tinggi.

Dengan hadirnya kios pangan di setiap pasar yang dikelola langsung melalui kerja sama dengan Perumda Pasar, diharapkan ada pengendali harga yang siaga di tingkat basis perdagangan.

“Bagaimana pihak Perumda menghadirkan kios pangan di setiap pasar sebagai pengendali inflasi sehingga di setiap pasar ada pengendali harga,” ujar Abdul Rauf, Senin (12/10/2026).

Selain mendorong peran Perumda Pasar dalam penyediaan kios pengendali harga, Pemkot Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan juga menjalankan sejumlah langkah taktis penunjang lainnya:

  • Gerakan Pangan Murah (GPM): Berkelanjutan bekerja sama dengan Perum Bulog, GPM khusus beras akan digencarkan mulai hari Rabu di dua kelurahan setiap harinya (seperti di Kelurahan Watu-Watu dan Lahundape) dengan alokasi rata-rata 1 ton per kelurahan.
  • Bantuan Pangan Pusat: Penyaluran cadangan pangan dari Pemerintah Pusat terus diberikan kepada masyarakat rentan yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 4 pada triwulan IV.
  • Sinergi Lintas Sektor: Melibatkan Bank Indonesia serta stakeholder terkait lainnya untuk memastikan stabilitas harga dan pasokan tetap terjaga di tengah tantangan cuaca dan iklim saat ini.

Melalui sinergi kuat antara Pemkot Kendari, Perumda Pasar, Bulog, dan berbagai mitra strategis, upaya pengendalian inflasi dan perlindungan daya beli masyarakat diharapkan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA