Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto memberikan arahan kepada wisudawan Universitas Muhammadiyah Kendari. Kendari, RADARKENDARI.ID – Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari sukses menyelenggarakan wisuda ke-26 bagi 377 lulusan yang terdiri dari 8 Fakultas, sekaligus bagian dari rangkaian milad ke-22 UM Kendari yang berlangsung hikmad dan sukses.
Kegiatan ini digelar pada Hari Kamis 30 November 2023 bertempat di Ballroom Syahid Azizah Hotel, Kendari dengan menetapkan La Ode Alfandi (21913031) dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Sebagai lulusan terbaik Universitas dengan IPK 3,87.
Turut hadir Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara Komjen Pol (P) Dr.(H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., Wakil Bendahara Majelis Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (DIKTILITBANG) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Mahfud Sholihin, M. Acc., Ph.D., Sekretaris Kopertais Wilayah VIII SUMAPAPUA, dan Kabag Umum LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara,Dr. H. Nur Taufiq Sanusi,M.Ag.,Syahruddin, S.T., M.M.
Rektor UM Kendari Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., IPU., ASEAN Eng. dalam sambutannya mengatakan bahwa kami berbangga dan senang sekali dapat bersama dengan dosen dan tenaga kependidikan UM Kendari, yang punya semangat juang yang tinggi dan berfastabiqul khairat, memiliki integritas yang baik, memiliki kejujuran yang bagus sehingga ini menjadi modal dasar untuk terus dijaga untuk memberikan yang terbaik untuk UM Kendari.
Dirinya juga menyampaikan pesan kepada wisudawan UM Kendari, kunci kebahagiaan menurut Ali Bin Abi Thalib, yakni jangan pernah membenci siapapun,memang manusia tidak pernah lepas dari rasa salah terkadang kita tidak sengaja melakukan kesalahan kepada orang lain meskipun begitu orang lain kepada kita, membenci orang membuat hati kita lebih sempit, orang yang kuat itu bukan orang yang kuat pukulannya, melainkan orang yang kuat itu adalah orang yang mampu mengekang hawa nafsunya Ketika marah.
Jangan putus doa bagi saudara mukmin, setiap saudara mendoakan saudara lainnya,ayah dan ibu mendoakan anaknya, begitupun dengan anak mendoakan kedua orang tuanya, karena doa adalah senjata terkuat bagi seorang mukmin, jika seseorang meninggal dunia maka terputuslah amalannya, kecuali tiga perkara yaitu sedekah jariyahnya, ilmu yang dimanfaatkan dan doa anak yang Sholeh.
Selanjutnya perbanyaklah memberi walaupun anda sedang susah, memberi disini sangatlah luas artinya, kita sesame manusia memang haruslah saling mengulurkan tangan kita bukan malah menyembunyikan tangan kita, memberi dapat dilakukan seperti memberi sebuah Ilmu yang kita punya, sedekah uang maupun tenaga, indahnya berbagi itu tidak akan mengalahkan segalanya.
“Yang terakhir saya berpesan agar tetap tersenyum walau hati sedang menangis, dan bersyukurlah jika kita masih diberikan kesempatan tersenyum disaat kita menangis, karena hal ini akan membawa energi positif bagi diri sendiri, kita sadar masalah tersebut akan dapat kita atasi dengan bantuan ALLAH SWT, jadi tersenyumlah semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat, ikhlas, sabar, bersyukur serta istiqomah dalam ketaatan utamanya dalam menyebarkan berita-berita gembira UM Kendari”, tutupnya
Masih dikesempatan yang sama Pj. Gubernur Sultra dalam amanatnya menyampaikan bahwa, mahasiswa UM Kendari adalah aset yang sangat bernilai untuk membangun Sulawesi Tenggara, Ia berharap banyak kepada adik-adik sekalian, mari kita bangun Sultra ini jadi semakin baik dari waktu ke waktu, ditengah alokasi waktu saya yang Cuma 1 tahun saya berusaha meletakan dasar untuk pembangunan Sultra yang semakin baik.
“Ketika kita berbicara teknologi bekerja,saya replikasi sistem surat masuk dan keluar sebagai amanah sistem berbasis elektronik, Ketika sekarang kita bekerja cukup kita eksekusi dengan smartphone hal ini jelas dapat memangkas biaya dan mengefektifkan cara kita bekerja, kemudian didalam pembangunan kita ini selalu dilakukan dengan asumsi, tidak dilakukan dengan data presisi,saya berkenalan dengan salah satu putra terbaik sultra, kata presisi ini digagas oleh Dr. Sofyan yang merupakan Dekan di ITB, ” tuturnya.
“Saya minta bantuan kepada UM Kendari untuk membuat data desa dan kelurahan yang presisi di Sultra dan agar berjalan harus ada sustainable program dan rancangan peraturan daerah bersama dengan DPRD, tentu kalau dari sivitas akademika UM Kendari sependapat ada satu kebijakan untuk kita membangun Sultra untuk lebih baik lagi. Saya menitip pesan kepada adik-adik wisudawan dan wisudawati, apa yang bisa kita berikan kepada Negara kita, jangan bertanya apa yang bisa Negara berikan kepada diri kita, selamat datang di dunia yang baru, selamat mengiplementasikan pengabdian adik-adik sekalian,tunjukan bahwa kalian adalah insan Sultra yang luar biasa,” tutupnya.
Lulusan terbaik tingkat Nasional UM Kendari Sri Mauliani (21913087) dari Program Studi Pendidikan Bahasa inggris berkesempatan memberikan kesan dan pesan pada pelaksanaan Wisuda ke-26 UM Kendari.
“Teman-teman seperjuangan yang saya banggakan, Jangan takut gagal, jika diusia 20 sampai dengan 25 tahun merasa gagal, ingat bill gates di usia 25 tahun baru saja di drop out dari kampusnya, Obama di usia 25 tahun hanya menjadi penggerak organisasi masyarakat di gereja, artinya apa teman-teman bahwasannya di usia 20 sampai dengan tahun ini tidak ada seorang pun yang mapan kecuali orang tuanya kaya raya,” pesan Sri dalam pidatonya.
“Intinya diusia seperti ini teman-teman kita akan dihajar habis-habisan kepada mental dan fisik kita oleh setiap proses yang kita miliki. Oleh karena itu yakin dan percayalah Indonesia emas 2050 mendatang kita adalah bagian dari kemajuan bangsa yang lahir dari Universitas Muhammadiyah Kendari,” sambungnya.
Dalam rangkaian kegiatan Wisuda kali ini, UM Kendari memberikan piagam penghargaan kepada mahasiswa berprestasi dan kepada 32 orang perintis Universitas Muhammadiyah Kendari.
(wan)
Tidak ada komentar