Prodi PSP FPIK UMK Gelar Lokakarya Pembelajaran Berbasis PjBL dan PBL

waktu baca 3 menit
Senin, 27 Nov 2023 20:24 234 radarkendari.id

Kendari, RADARKENDARI.ID – Sejak diluncurkannya Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Ristek awal tahun 2020 yang lalu, banyak regulasi yang berubah, hal ini tentu saja harus diikuti oleh perguruan tinggi agar mampu bersaing secara global.

Karena program MBKM dimaksudkan untuk mewujudkan proses pembelajaran di perguruan tinggi yang otonom dan fleksibel sehingga tercipta kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang, sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, yang mendorong untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja.

Salah satu langkah yang dilakukan Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muhammadiyah Kendari adalah melaksanakan Lokakarya yang merupakan bagian dari Program Kompetisi Kampus Merdeka bertempat di ruang Teleconference lantai 3.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Muh.Nurdin, M.Sc., IPU ASEAN Eng., sekaligus membuka pelaksanaan Lokakarya. Kegiatan ini mengangkat tema “Pengembangan Pembelajaran Inovatif Berbasis Project Based Learning (PjBL) dan Problem Based Learning (PBL).

Lokakarya ini menghadirkan Prof. Dr. Suyadi, S.Pd.I., M.Pd.I., dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Prof. Drs. Ahmad M.Pd., Ph,D dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sebagai narasumber, yang berkesempatan melakukan pendampingan penyusunan Modul Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning dalam pemaparan materinya dirinya menjelaskan terkait model implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Kita harus memperbaiki dulu peta kurikulum, jadi Universitas Muhammadiyah membuat dulu kebijakan dan membuat SOP dari delapan kegiatan MBKM “Kami di (UMP) memiliki SOP untuk pelaksanaan program MBKM, dimana ada beberapa prosedur yang harus dilakukan mahasiswa UMP, atau mahasiswa yang melaksanakan program pertukaran mahasiswa di UMP, jelasnya

Dalam metode PjBL dan PBL diharapkan ada iklim yang dikembangkan lebih bersifat, kolaboratif dan keterampilan, dimana mahasiswa dapat belajar tidak hanya dari perkuliahan saja tetapi dapat menggunakan berbagai cara dan kegiatan.

Tambahnya, di PjBL dan PBL dosen berperan sebagai pendamping, motivator dan fasilitator bagi mahasiswa, dimana metode belajar yang digunakan adalah mencari masalah sebagai langkah awal dan mengintegrasikan pengetahuan baru berdasarkan pengalaman dalam beraktifitas secara nyata,” terangnya.

Metode project kebaharuan dalam lingkup mahasiswa yang bertujuan untuk menemukan problem solving dari setiap pembelajaran yang telah dilakukan, terselenggaranya acara ini dapat menciptakan butir – butir solusi pembelajaran yang relative tepat dengan project yang sesuai dan bermanfaat untuk kedepannya.

Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan Lokakarya ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dosen program studi PSP dalam menyusun rencana pembelajaran semester yang menerapkan pendekatan PjBL dan PBL, dimana output yang diharapkan nantinya adalah tersedianya minimal 5 (lima) dokumen rencana pembelajaran semester (RPS) dan modul pembelajaran pendekatan PjBL dan PBL pada matakuliah inti program studi PSP.

(umk)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA