Siaga Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Jasa Raharja Catat Penurunan Kecelakaan dan Korban Jiwa

waktu baca 2 menit
Selasa, 31 Mar 2026 14:39 50 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – PT Jasa Raharja resmi menutup rangkaian Siaga Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 melalui apel yang digelar di Auditorium Jasa Raharja, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Penutupan ini menjadi penanda berakhirnya upaya intensif perusahaan dalam mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik serta balik Lebaran tahun ini.

Apel dipimpin langsung Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, serta dihadiri jajaran direksi, kepala unit kerja kantor pusat, hingga seluruh kepala kantor wilayah di Indonesia.

Dalam arahannya, Awaluddin menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh insan Jasa Raharja yang telah bekerja maksimal selama periode siaga.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Siaga Idulfitri 2026 merupakan hasil sinergi lintas sektor yang solid, mulai dari Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, hingga rumah sakit dan operator transportasi.

“Siaga Idulfitri bukan sekadar agenda tahunan, tetapi wujud kehadiran negara untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada penanganan pascakecelakaan, Jasa Raharja juga memperkuat langkah preventif melalui edukasi keselamatan, rampcheck armada, serta koordinasi intensif antarinstansi. Upaya ini terbukti membuahkan hasil positif.

Berdasarkan data Korlantas Polri selama periode 13–25 Maret 2026, angka kecelakaan lalu lintas turun sekitar 5 persen, sementara jumlah korban meninggal dunia merosot signifikan hingga 30 persen.

Di sisi pelayanan, Jasa Raharja mencatat penyaluran santunan mencapai Rp38,06 miliar selama periode 13–29 Maret 2026. Selain itu, sebanyak 6.588 surat jaminan diterbitkan bagi korban luka-luka yang dirawat di 2.816 rumah sakit mitra di seluruh Indonesia.

“Tidak ada satu pun korban yang boleh menunggu. Seluruh santunan, termasuk dari kecelakaan menonjol, telah diselesaikan sesuai ketentuan,” tegas Awaluddin.

Transformasi digital juga menjadi kunci percepatan layanan. Dengan sistem yang terintegrasi bersama kepolisian dan rumah sakit, proses penjaminan korban kini semakin cepat, tepat, dan transparan. Hal ini sejalan dengan komitmen zero pending claim yang terus dijaga.

Selain itu, Program Mudik Gratis BUMN 2026 turut mencatat capaian positif dengan realisasi 116.688 pemudik, melampaui target awal.

Di lapangan, Jasa Raharja juga mengoperasikan 25 Pos Pelayanan Terpadu yang diperkuat mobile unit keselamatan serta tim respons cepat di jalur-jalur strategis.

Penutupan Siaga Lebaran ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran Jasa Raharja untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kolaborasi.

Ke depan, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, tidak hanya sebagai penyedia santunan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman dan berkeselamatan di Indonesia.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA