Kloter gabungan yang mempertemukan rukun jemaah dari Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Tenggara (Sultra) ini menandai komitmen kuat panitia dalam memberikan pelayanan terbaik sejak awal kedatangan.
MAKASSAR – Suasana penuh khidmat sekaligus antusias mewarnai Aula Embarkasi saat prosesi penerimaan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 39 berlangsung.
Kloter gabungan yang mempertemukan rukun jemaah dari Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Tenggara (Sultra) ini menandai komitmen kuat panitia dalam memberikan pelayanan terbaik sejak awal kedatangan.
Suasana penerimaan kloter 39 ini tampak begitu tertib. Sisi kiri aula dipadati oleh jemaah asal Sulsel yang berasal dari Kabupaten Wajo dan Bulukumba.
Sementara di sisi kanan, duduk dengan rapi para jemaah asal Sultra yang terdiri dari jemaah asal Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Buton Utara (Butur) sebanyak 12 Jemaah Haji (JH), dan Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) sebanyak 12 JH.
Total jemaah yang diberangkatkan dalam rombongan ini mencapai 393 orang, ditambah dengan para petugas kloter.
Fokus pada Pembinaan Kesehatan dan Kelayakan Terbang
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sultra, H. Muhammad Lalan Jaya, menyampaikan bahwa tahapan penerimaan ini dilakukan secara terukur demi memastikan kenyamanan dan keselamatan seluruh jemaah selama berada di tanah suci.
“Alhamdulillah, saat ini tengah berlangsung proses penerimaan kloter 39. Setelah proses penyampaian informasi dan edukasi awal selesai, tahapan akan langsung dilanjutkan dengan pembagian living cost(uang saku) bagi para jemaah,” ujar H. Muhammad Lalan Jaya.
Tidak hanya urusan administrasi dan akomodasi, panitia juga menaruh perhatian besar pada faktor kesehatan.
Dalam video tersebut, tampak petugas memberikan penyuluhan intensif mengenai pentingnya menjaga kondisi fisik, termasuk edukasi penggunaan alat pelindung diri seperti masker kain yang wajib dicuci secara berkala untuk menjaga higienitas selama di Arab Saudi.
Pemeriksaan Kesehatan Tahap Akhir
Setelah seluruh proses edukasi dan pembagian fasilitas penunjang selesai, para jemaah haji akan menjalani pemeriksaan kesehatan tahap akhir. Langkah krusial ini dilakukan untuk menentukan kelayakan terbang (fit to fly) dari masing-masing jemaah.
Pihak panitia berharap, dengan persiapan yang matang dan pemeriksaan kesehatan yang ketat, seluruh jemaah haji Kloter 39 dapat berangkat ke tanah suci dalam kondisi prima, menjalankan ibadah dengan utuh, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar