RADARKENDARI.ID, JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mengumumkan perolehan laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) sebesar Rp4,4 triliun pada semester pertama 2025.
Pencapaian ini didukung oleh pertumbuhan penyaluran kredit dan dana pihak ketiga yang signifikan.
Menurut Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan, kinerja positif ini merupakan hasil dari implementasi strategi yang konsisten.
“Kami mencatat pertumbuhan kredit yang baik dan terukur sesuai dengan profil risiko dan kondisi pasar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa CIMB Niaga berhasil menjaga kualitas aset yang stabil, permodalan yang kuat, serta sumber pendapatan yang terdiversifikasi dengan baik.
Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan
Sepanjang semester pertama 2025, total penyaluran kredit dan pembiayaan CIMB Niaga mencapai Rp231,8 triliun, meningkat 6,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini didorong oleh berbagai segmen, dengan perbankan korporasi memimpin dengan kenaikan 9,3%, diikuti oleh UKM 7,3%, dan perbankan konsumer 4,7%.
Peningkatan tertinggi pada kredit retail berasal dari Kredit Pemilikan Mobil (KPM) yang melonjak hingga 26,7%.
Sementara itu, total Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 4,8% menjadi Rp261,9 triliun. Dana murah atau CASA (Current Account and Savings Account) menjadi motor utama dengan pertumbuhan 10,9% menjadi Rp180,6 triliun, menunjukkan rasio CASA yang solid sebesar 69,0%.
Hal ini sejalan dengan fokus Bank untuk mempererat hubungan dengan nasabah dan meningkatkan layanan digital.
Unit Usaha Syariah dan Komitmen Keberlanjutan
Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga atau CIMB Niaga Syariah juga menunjukkan performa kuat, mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia.
Total pembiayaan syariah mencapai Rp59,6 triliun, naik 2,5%, terutama didorong oleh segmen wholesale dan commercial.
Selain fokus pada pertumbuhan bisnis, CIMB Niaga juga menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan.
Hampir 25% dari total pembiayaan Bank, setara dengan Rp57,6 triliun, disalurkan untuk mendukung transisi ke ekonomi rendah karbon dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) PBB.
Sebagai bagian dari komitmen ini, CIMB Niaga juga berpartisipasi dalam peluncuran perdagangan karbon dan meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan di operasionalnya.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar