Kebakaran Hebat di Anduonohu Kendari Hanguskan 15 Kios dan 2 Ruko, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

waktu baca 2 menit
Rabu, 14 Jan 2026 20:06 270 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Kebakaran hebat melanda kawasan padat usaha di Jalan Bunggasi, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari pada Rabu (14/1/2026) pagi.

Sebanyak 15 unit kios, 2 unit ruko, dan 1 unit rumah tinggal dilaporkan ludes dilalap si jago merah.

Kasi Humas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari, Martoyo Awaluddin, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 05:18 WITA melalui pelapor bernama Fadil.

Merespons laporan tersebut, tim dari Pos Poasia tiba di lokasi hanya dalam waktu dua menit, disusul bantuan armada dari Mako Damkar, Pos Boulevard, dan Pos Benu-benua.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api diduga pertama kali muncul dari sebuah kios penjual sandal yang terletak di tengah deretan bangunan. Saat kejadian, pemilik kios tersebut diketahui tidak berada di tempat.

“Api dengan cepat merembet karena mayoritas bangunan kios bersifat semi permanen yang terbuat dari papan dan kayu. Kondisi ini membuat api sangat mudah membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya,” kata Martoyo.

Sebanyak 7 unit armada pemadam kebakaran (Unit 11, 12, 13, 14, 15, CSR, dan Rescue) dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman ini juga dibantu oleh pihak kepolisian yang menurunkan 2 unit Mobil Water Cannon serta bantuan suplai air dari komunitas PDKT (tandon air).

“Setelah upaya intensif, api berhasil dikendalikan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga pukul 08:10 WITA untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” ungkap Martoyo.

Meski tidak ada laporan korban jiwa, kerugian materiil akibat peristiwa ini tergolong besar, yakni mencapai kurang lebih Rp 2.000.000.000 (dua miliar rupiah).

Selain bangunan milik warga seperti Hj. Zaenal (Ruko), Karmin (Rumah), dan Masyita (Lahan Kios), sejumlah aset kendaraan juga hangus terbakar, di antaranya: 2 unit mobil, dan 2 unit sepeda motor

Berbagai bidang usaha mulai dari rumah makan padang, usaha jok motor, konter pulsa, hingga tempat praktik bekam milik warga setempat dilaporkan kehilangan tempat usaha mereka.

Pihak Damkar Kota Kendari melalui Kadis Damkarmat, Drs. Ahriawandy Effendy, mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

“Kami meminta warga untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik, terutama pada bangunan tempat usaha. Koordinasi antar instansi dan kecepatan laporan masyarakat sangat krusial dalam meminimalisir dampak kebakaran,” tutupnya.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA