Kadis Ketapang Kota Kendari, Abdul Rauf. RADARKENDARI.ID – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bergerak cepat untuk memastikan warganya tidak terbebani oleh lonjakan harga bahan pokok.
Melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang), Pemkot resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara untuk menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat daya beli masyarakat di tengah potensi fluktuasi harga yang sering terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Kepala Dinas Ketapang Kota Kendari, Abdul Rauf, menegaskan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah menghadirkan ketenangan bagi warga.
“Bagaimana masyarakat kita bisa gembira, tersenyum ya, menghadapi hari besar keagamaan. Kebutuhan pasti meningkat, untuk itu kami hadir menjaga agar harga-harga tetap stabil,” ungkap Abdul Rauf pada Senin (26/1).
Setelah sebelumnya sukses melaksanakan GPM Mandiri di 10 kelurahan, kolaborasi besar dengan Bank Indonesia ini akan dilaksanakan secara terpusat sebelum menyisir wilayah-wilayah kecamatan.
Pembukaan Resmi: Akan dibuka langsung oleh Pj Wali Kota Kendari, Waktu: 9 hingga 13 Februari 2026, dan Lokasi: Halaman Kantor Wali Kota Kendari.
Tidak hanya berhenti pada satu titik saja, Dinas Ketapang berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan penetrasi pasar.
Abdul Rauf memastikan bahwa pihaknya akan turun langsung ke tingkat kecamatan dan kelurahan berdasarkan permintaan wilayah masing-masing.
“Setelah pembukaan, kami akan turun ke kecamatan dan kelurahan. Kami akan berkoordinasi dengan Pak Camat dan Pak Lurah untuk titik-titik pelaksanaannya sebagai langkah antisipasi kenaikan harga selama puasa,” pungkasnya.
Melalui sinergi ini, diharapkan stok pangan di Kota Kendari tetap aman, inflasi daerah terkendali, dan yang terpenting, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan hati yang tenang dan kantong yang aman.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar