BIMO Kendari menggelar acara buka puasa bersama untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan bersama para santri di Pondok Pesantren Tahfidz Akhlakul Qur’an, Kota Kendari. RADARKENDARI.ID – Momentum Ramadan dimanfaatkan BIMO Kendari untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan bersama para santri di Pondok Pesantren Tahfidz Akhlakul Qur’an, Kota Kendari.

Foto bersama Pengurus Bimo Kendari bersama para santri di Pondok Pesantren Tahfidz Akhlakul Qur’an, Kota Kendari.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut diikuti sebanyak 45 santriwan, 38 santriwati, serta 13 orang pengasuh pondok. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa saat seluruh peserta duduk bersama menanti waktu berbuka.
Ketua Umum BIMO Kendari, Uchank, menyampaikan bahwa kegiatan amaliyah Ramadan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Jika sebelumnya BIMO Kendari berbagi takjil gratis kepada masyarakat, kali ini mereka memilih untuk berbuka puasa langsung bersama para santri di pondok pesantren tahfidz.
“Ramadan kali ini kami ingin lebih dekat dengan adik-adik santri. Kami ingin melihat dan belajar tentang kehidupan mandiri di pondok. Kami yakin adik-adik yang mondok pasti lebih mandiri karena diajarkan hidup jauh dari orang tua,” ujar Uchank.
Ia berharap, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi seluruh anggota BIMO Kendari untuk lebih memahami kehidupan di lingkungan pesantren.
“Saya berharap apa yang kami lakukan hari ini bisa menambah wawasan kami tentang pondok pesantren. Semoga adik-adik selalu diberi kesehatan dan dapat menyelesaikan pendidikannya sesuai harapan orang tua maupun para pengasuh. Aamiin,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren, Muh. Amiruddin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan BIMO Kendari. Ia berharap kegiatan tersebut bernilai ibadah dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
“Semoga kegiatan hari ini bernilai ibadah dan menambah pahala bagi seluruh yang turut berdonasi. Apa yang dilakukan BIMO Kendari menunjukkan tingginya rasa kepedulian terhadap pondok pesantren, khususnya di Kota Kendari,” ungkapnya.
Kegiatan buka puasa bersama ini pun menjadi bukti bahwa Ramadan tidak hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperkuat solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar