Kecelakaan Turun 14 Persen, Operasi Ketupat Anoa 2026 di Sultra Dinilai Sukses

waktu baca 2 menit
Jumat, 3 Apr 2026 11:10 96 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Pelaksanaan Operasi Ketupat Anoa 2026 oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara menuai hasil positif. Di tengah lonjakan jumlah pemudik pada momentum Hari Raya Idul Fitri, angka kecelakaan lalu lintas justru mengalami penurunan signifikan sebesar 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Operasi yang digelar untuk mengamankan arus mudik dan balik ini berjalan optimal melalui kolaborasi lintas sektor, melibatkan Polri, TNI, pemerintah daerah, hingga para pemangku kepentingan lainnya.

Tujuannya tak lain untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan hasil evaluasi, peningkatan mobilitas masyarakat terlihat dari naiknya jumlah pemudik di berbagai jalur. Arus mudik via darat meningkat 15 persen, jalur laut 19 persen, dan udara melonjak hingga 23 persen. Meski demikian, tingkat pelanggaran lalu lintas justru turun drastis hingga 79 persen.

Dirlantas Polda Sultra, Kombes Pol. Dr. Argowiyono menyebut capaian ini sebagai indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Selain itu, strategi kepolisian melalui langkah preemtif, preventif, dan represif dinilai efektif menekan angka kecelakaan.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari kesiapan personel di lapangan, optimalisasi pos pengamanan dan pelayanan, serta rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan maupun kecelakaan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mendukung kelancaran operasi. Program mudik gratis, pembatasan kendaraan angkutan berat, hingga kebijakan Work From Anywhere (WFA) turut memberikan dampak signifikan dalam mengurai kepadatan lalu lintas.

Meski mencatat hasil menggembirakan, Ditlantas Polda Sultra tetap melakukan evaluasi menyeluruh. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain kepatuhan pengguna jalan di titik tertentu serta pengelolaan arus saat puncak mudik dan arus balik.

Ke depan, kepolisian berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui inovasi dan penguatan sistem pengamanan lalu lintas.

“Diharapkan kesadaran dan disiplin masyarakat semakin meningkat sehingga tercipta lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar secara berkelanjutan. Kami juga mengapresiasi seluruh stakeholder dan masyarakat atas dukungannya sehingga Operasi Ketupat Anoa 2026 berjalan lancar,” tutupnya.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA