Drainase Tersumbat Ranting, Pemkot Kendari Gerak Cepat Atasi Genangan

waktu baca 2 menit
Jumat, 10 Apr 2026 18:12 148 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Pemerintah Kota Kendari bergerak cepat menangani genangan banjir yang terjadi di kawasan perkantoran Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara, Jumat (10/4/2026).

Genangan tersebut dipicu tersumbatnya saluran drainase oleh sisa tebangan dan pangkasan pohon.

Hujan yang turun membuat air tidak dapat mengalir optimal karena material kayu dan ranting menutup jalur drainase. Akibatnya, kawasan perkantoran sempat tergenang dan mengganggu aktivitas pelayanan.

Penanganan dilakukan secara terpadu oleh tim gabungan lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Kegiatan ini dipantau langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan, Asisten III Setda Kota Kendari yang juga Kasatgas Penataan Kota La Ode Manas Salihin, Kepala DLHK Kota Kendari Erlis Sadya, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sultra Andi Sharil, serta Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari Sahuriyanto Meronda bersama jajaran pemerintah setempat.

Kadis Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menegaskan bahwa pemerintah kota langsung merespons cepat begitu menerima laporan adanya genangan.

“Setelah kami identifikasi, penyebab utama genangan adalah sisa tebangan dan pangkasan pohon yang menutup drainase. Tim langsung diturunkan untuk melakukan pembersihan agar aliran air kembali normal,” ujarnya di lokasi.

Petugas gabungan terlihat mengangkat batang dan ranting pohon yang menyumbat saluran air menggunakan peralatan kebersihan serta kendaraan operasional milik DLHK Kota Kendari.

Menurut Sahuriyanto, langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga fungsi infrastruktur perkotaan, khususnya sistem drainase, guna mencegah dampak banjir yang lebih luas di kawasan pelayanan publik.

Ia juga mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar lebih memperhatikan pengelolaan sisa pemangkasan pohon maupun sampah lingkungan, serta tidak membuangnya ke saluran air.

“Drainase harus tetap bersih agar mampu menampung debit air saat hujan. Partisipasi semua pihak sangat penting untuk mencegah banjir,” tambahnya.

Setelah dilakukan pembersihan, aliran air di lokasi kembali lancar dan genangan pun berangsur surut.

Pemerintah Kota Kendari memastikan akan terus meningkatkan pengawasan dan penanganan cepat terhadap potensi gangguan drainase di wilayahnya.

Penulis : Hengki Irawan
Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA