Harkitnas ke-118 di Kendari, Dandim 1417 Bacakan Pesan Transformasi Digital dan Kedaulatan Informasi

waktu baca 2 menit
Rabu, 20 Mei 2026 13:37 37 radarkendari.id

KENDARI — Semangat kebangkitan nasional kembali digaungkan di Kota Kendari. Makodim 1417/Kendari menggelar Upacara Bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Lapangan Upacara Makodim 1417/Kendari, Rabu (20/5/2026), dengan nuansa khidmat dan penuh makna.

Upacara dipimpin langsung Komandan Kodim (Dandim) 1417/Kendari, Danny A.P Girsang, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran perwira, bintara, tamtama, serta unit intelijen di lingkungan Kodim 1417/Kendari.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital yang menyoroti perubahan besar tantangan bangsa di era modern.

Jika sebelumnya fokus pada kedaulatan teritorial, kini Indonesia dihadapkan pada tantangan baru berupa kedaulatan informasi dan percepatan transformasi digital.

Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan Harkitnas tahun ini menegaskan pentingnya menjaga generasi muda sebagai fondasi masa depan bangsa di tengah derasnya arus digitalisasi.

Pidato tersebut juga menggarisbawahi komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun ekosistem kesejahteraan yang menyeluruh.

Sejumlah program strategis menjadi sorotan, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, layanan Cek Kesehatan Gratis, hingga penguatan Koperasi Desa Merah Putih.

Tak hanya itu, pemerintah juga menaruh perhatian serius terhadap perlindungan generasi muda di ruang digital melalui kebijakan PP Nomor 17 Tahun 2025 (PP TUNAS), yang mengatur pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.

Melalui momentum Harkitnas ini, seluruh elemen bangsa diajak untuk menjadikan Asta Cita sebagai pedoman dalam mewujudkan kemandirian nasional.

Semangat kebangkitan yang dulu dipelopori oleh organisasi Boedi Oetomo pun kembali digaungkan sebagai inspirasi untuk memperkuat solidaritas sosial dan literasi digital di era kekinian.

Upacara ini menjadi pengingat bahwa kebangkitan nasional bukan sekadar sejarah, tetapi komitmen berkelanjutan untuk menjawab tantangan zaman—dari medan fisik hingga ruang digital.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA