Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Ditlantas Polda Sultra Gelar Bakti Religi Serentak di Rumah Ibadah

waktu baca 2 menit
Jumat, 12 Jun 2026 22:55 43 radarkendari.id

RADAR KENDARI – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi sosial bertajuk Bakti Religi secara serentak di sejumlah rumah ibadah di Kota Kendari pada Jumat (12/6/2026) pagi.

Aksi gotong royong ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mempererat hubungan dengan masyarakat, sekaligus memupuk semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Bumi Anoa.

Kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WITA dengan menggelar apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh para Pejabat Utama (PJU) Ditlantas Polda Sultra.

Apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel serta memastikan pelaksanaan tugas di lapangan berjalan sesuai arahan pimpinan.

Sebanyak lebih dari 100 personel Ditlantas Polda Sultra dikerahkan dan disebar ke empat lokasi rumah ibadah yang berbeda agama, yaitu masjid, gereja, hingga pura.

Para personel dibagi ke dalam empat tim untuk menyisir dan membersihkan rumah ibadah.

Di setiap lokasi, personel Ditlantas Polda Sultra bersama para pengurus rumah ibadah bahu-membahu membersihkan seluruh area, mulai dari halaman luar hingga bagian dalam bangunan.

Tujuannya adalah menciptakan lingkungan tempat ibadah yang bersih, nyaman, dan asri, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan lebih khusyuk.

Tidak hanya mengandalkan fisik untuk bersih-bersih, Ditlantas Polda Sultra juga menunjukkan kepeduliannya dengan menyerahkan bantuan berupa bingkisan dan paket Bakti Religi kepada masing-masing pengurus masjid, gereja, dan pura.

“Melalui kegiatan Bhakti Religi ini, Ditlantas Polda Sultra berharap dapat semakin mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta memperkuat nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat di Sulawesi Tenggara.” ungkapnya.

Agenda yang berjalan dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan ini menegaskan kembali peran Polri di usia yang ke-80: tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra utama dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA