Perkuat Kerukunan, FKUB Sultra Bakal Gelar Pelatihan Moderasi Beragama untuk Pemuda Lintas Agama

waktu baca 2 menit
Jumat, 3 Jul 2026 15:24 39 redaksi

RADAR KENDARI – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersiap menggelar Pelatihan Moderasi Beragama bagi Pemuda Lintas Agama.

Mengusung tema “Membangun Pemuda Toleran, Kreatif, dan Berdaya untuk Sulawesi Tenggara Rukun”, kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sultra pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Pelatihan ini diinisiasi sebagai langkah nyata untuk memperkuat peran strategis generasi muda dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk.

Di era modernisasi dan globalisasi, tantangan yang dihadapi generasi muda terbilang kompleks.

Selain perubahan sosial yang memicu persoalan identitas, pemuda kini dihadapkan pada derasnya arus digital.

Faktor-faktor risiko yang rentan memecah persatuan di antaranya: Penyebaran berita bohong (hoaks), Ujaran kebencian (hate speech), Sikap intoleransi, dan Paham radikalisme yang menyasar ruang digital.

Kondisi tersebut membuat sebagian generasi muda menjadi rentan diprovokasi atau dimobilisasi demi kepentingan kelompok tertentu. Melalui pelatihan ini, FKUB Sultra ingin membentengi pemuda agar tidak mudah terombang-ambing oleh isu negatif.

Dalam pelatihan ini, para peserta dari berbagai latar belakang agama akan dibekali pemahaman mendalam mengenai empat nilai utama moderasi beragama, yaitu: Tawasuth: Bersikap tengah-tengah, Tawazun: Seimbang dalam memandang persoalan, I’tidal: Berlaku adil, dan Tasamuh: Menjunjung tinggi toleransi.

Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi modal utama bagi peserta untuk membangun komunikasi lintas iman, memperkuat kolaborasi sosial, serta menciptakan inisiatif perdamaian di lingkungan kampus, organisasi, maupun masyarakat luas.

Program ini juga bersinergi dengan penguatan wawasan kebangsaan dan program Kampus Berdampak untuk melahirkan pemuda yang kreatif dan mampu mengelola perbedaan menjadi sebuah kekuatan daerah.

Gerakan moderasi beragama sendiri telah menjadi program masif di lingkungan Kementerian Agama, mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota.

Tidak hanya melibatkan jajaran struktural atau dosen, para mahasiswa pun kini aktif dirangkul sebagai duta moderasi beragama guna menjadi agen perdamaian langsung di tengah masyarakat.

Melalui pelatihan intensif ini, FKUB Sultra berharap dapat melahirkan output nyata berupa generasi muda lintas agama yang siap menjadi pelopor toleransi, perekat persatuan, dan penjaga benteng kerukunan di Sulawesi Tenggara.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA