Kawal Transisi Hijau, PT Surveyor Indonesia Perkuat Layanan Assurance Berbasis Digital

waktu baca 2 menit
Minggu, 12 Jul 2026 10:08 72 redaksi

RADAR KENDARI — Tren bisnis dunia telah bergeser. Saat ini, daya saing industri nasional tidak lagi hanya diukur dari angka keuntungan semata, melainkan dari seberapa hijau dan etis proses produksinya.

Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) kini bermutasi dari sekedar tren menjadi instrumen wajib untuk menembus pasar global.

Di tengah meningkatnya tuntutan pasar terhadap praktik bisnis berkelanjutan, perusahaan Indonesia dihadapkan pada tantangan besar: bagaimana membuktikan bahwa operasional mereka benar-benar transparan, akuntabel, dan ramah lingkungan?

Menjawab tantangan tersebut, PT Surveyor Indonesia memperkuat posisinya di garda depan sebagai perusahaan Testing, Inspection, Certification, and Consulting (TICC).

Lewat layanan assurance yang independen, badan usaha ini bertindak sebagai jembatan kepercayaan antara industri lokal dengan standar internasional.

Tantangan global seperti perubahan iklim, urgensi transisi energi, hingga ketatnya ekspektasi investor global membuat pemenuhan ESG tidak bisa lagi ditunda. Namun, komitmen di atas kertas tentu tidak cukup.

Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, Sandry Pasambuna, menegaskan bahwa kunci utama dari keberhasilan implementasi ESG terletak pada validitas sistem verifikasi dan assurance.

Tanpa itu, klaim keberlanjutan sebuah perusahaan rentan dinilai sebagai greenwashing.

“Implementasi ESG membutuhkan fondasi kepercayaan. Melalui layanan assurance yang independen dan objektif, PT Surveyor Indonesia berkomitmen membantu dunia usaha memastikan setiap proses bisnis memenuhi standar keberlanjutan dan tata kelola yang baik,” ujar Sandry.

Ia menambahkan, kehadiran lembaga assurance yang kredibel menjadi elemen krusial yang memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan sekaligus meningkatkan posisi tawar korporasi di mata investor.

Menghadapi era industri modern, PT Surveyor Indonesia tidak hanya mengandalkan metode konvensional.

Transformasi digital diadopsi besar-besaran guna menggenjot efisiensi, akurasi, dan transparansi proses verifikasi maupun pengelolaan data.

Pemanfaatan teknologi digital ini memberikan dua keuntungan sekaligus bagi pelaku industri. Kecepatan Layanan: Memangkas birokrasi dan waktu inspeksi di lapangan, dan Dasar Keputusan yang Tepat: Menghasilkan data yang valid dan real-time untuk mitigasi risiko bisnis.

Sejauh ini, sepak terjang perusahaan telah menyokong berbagai sektor strategis nasional. Mulai dari sektor energi, pertambangan, manufaktur, infrastruktur, perkebunan, hingga sektor publik.

Sebagai The Guardian of Assurance, PT Surveyor Indonesia memandang regulasi ESG bukan sebagai beban atau sekadar pemenuhan kepatuhan (compliance).

Sebaliknya, ini adalah peluang emas bagi industri nasional untuk naik kelas dan menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang tangguh.

Dengan rekam jejak dan pengalaman panjang di bidang assurance, langkah strategis yang diusung perusahaan diharapkan mampu mempercepat terbentuknya ekosistem industri nasional yang tidak hanya transparan dan bertanggung jawab, tetapi juga memiliki daya saing yang diperhitungkan di kancah global. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA