Fadillah Manuhutu RADAR KENDARI — Berbekal kompetensi, integritas, dan semangat meritokrasi, Fadillah Manuhutu, S.ST.Par., M.Tr.Par., berhasil membuktikan bahwa kerja keras mampu mengalahkan keterbatasan jaringan personal.
Perempuan kelahiran Kendari tahun 1988 yang akrab disapa Dillah ini kini resmi memegang tampuk kepemimpinan tertinggi sebagai General Manager di Aston Denpasar Hotel & Convention Center (Archipelago International), salah satu hotel bintang empat terkemuka di jantung Kota Denpasar, Bali.
Perjalanan Dillah hingga mencapai posisi puncak di pulau yang menjadi kiblat pariwisata nasional dan global ini dipenuhi dengan catatan prestasi gemilang.
Sebelum dipercaya menduduki kursi General Manager, Dillah terlebih dahulu menjabat sebagai Director of Sales & Marketing di Aston Denpasar Hotel pada periode 2018 hingga 2025.
Dalam peran tersebut, ia sukses memimpin timnya melampaui target penjualan dengan angka fantastis mencapai Rp50 miliar per tahun.
Rekam jejak mentereng ini melanjutkan prestasi serupa yang pernah diukirnya saat menjabat posisi yang sama di Clarion Hotel Makassar, dengan raihan penjualan hingga Rp100 miliar per tahun.
“Bagi saya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras bersama seluruh tim dan manajemen,” ujar Dillah.
Memulai lembaran baru di Denpasar tanpa sanak saudara maupun relasi lokal bukan menjadi penghalang bagi Dillah.
Berbeda dengan iklim kerja yang acapkali masih dipengaruhi oleh kedekatan relasi personal, ekosistem profesional di Bali menurutnya sangat menghargai meritokrasi.
“Ekosistem di Bali sangat menghargai siapa yang memiliki kapabilitas dan kinerja unggul, dialah yang akan berkembang. Kinerja nyata dan profesionalisme terbukti jauh lebih kuat dalam membuka pintu karier dibandingkan sekadar mengandalkan koneksi personal,” ungkap alumni Ekoturisme Institut Pertanian Bogor (IPB) tersebut.
Tidak hanya tangguh di lini manajerial perhotelan, perempuan bergelar Magister Terapan Pariwisata dari Politeknik Pariwisata Bali ini juga aktif mendedikasikan ilmu dan pengalamannya di dunia pendidikan.
Dillah tercatat sebagai Dosen Tetap Program D4 Manajemen Pariwisata di Politeknik Omna Trisakti Chandra Gianyar.
Di tengah kesibukan operasional hotel dan mengajar, Dillah saat ini juga sedang menyelesaikan jenjang pendidikan resminya pada Program Doktor (S3) Pariwisata di Universitas Udayana dengan raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Sempurna 4.00.
Kecintaannya pada penelitian tecermin dari kontribusinya merilis 1 buku ajar (Pengantar Pariwisata) serta 13 artikel ilmiah sejak 2021.
Menanggapi keterlibatannya yang simultan di dunia bisnis dan akademis, Dillah menekankan pentingnya keseimbangan antara pengalaman praktis dan fondasi teori.
“Kesuksesan di lapangan memberi tacit knowledge atau pengalaman praktis, namun studi jenjang tertinggi menyempurnakannya dengan explicit knowledge berupa kerangka konseptual dan analitis yang solid,” paparnya mengutip filosofi Albert Einstein mengenai pentingnya melatih pikiran untuk berpikir.
Menjalankan peran ganda sebagai General Manager hotel ternama, dosen tetap, mahasiswa doktoral, sekaligus menjaga kualitas kehidupan personal tentu menuntut manajemen waktu yang sangat presisi.
Dillah mengungkapkan bahwa pendelegasian tugas secara efektif dan pembentukan tim yang mandiri berkinerja tinggi menjadi penentu utama agar roda bisnis hotel tetap berjalan optimal melalui sistem yang terstruktur.
“Disiplin harian adalah kunci utama agar semua lini kehidupan—mulai dari jam operasional manajerial, riset akademis, hingga waktu untuk diri sendiri dan keluarga—dapat berjalan seimbang dan produktif tanpa kompromi,” tutup Dillah.
EDITOR : AGUS SETIAWAN
Tidak ada komentar