Meriahkan Maulid dan HUT Baubau ke-25, KKW-H Gelar Lomba Sholawat 24 Majelis Taklim

waktu baca 4 menit
Selasa, 6 Okt 2026 22:20 294 redaksi

RADAR KENDARI – Semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Baubau ke-25 diwarnai kegiatan religi yang digelar Kerukunan Keluarga Wadiabero-Haiya (KKW-H) Kota Baubau.

KKW-H menggelar Lomba Sholawat dan Bintang Vokalis yang diikuti 24 Majelis Taklim se-Kota Baubau dan Kabupaten Buton Tengah. Kegiatan tersebut resmi dibuka di Lapangan Lembah Hijau Kota Baubau, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja KKW-H di bidang keagamaan, seni dan budaya sekaligus momentum untuk meningkatkan syiar Islam serta menggali minat dan bakat generasi muda.

Ketua Panitia, Nurman, SE., M.Si., mengatakan lomba tersebut digelar sebagai bentuk kontribusi KKW-H dalam membangun generasi yang religius melalui kegiatan yang memadukan nilai-nilai keagamaan dengan seni dan kreativitas.

“Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja keagamaan, seni dan budaya yaitu melaksanakan lomba sholawat dan bintang vokalis se-Kepulauan Buton,” ujar Nurman dalam laporannya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan yang melibatkan peserta dari sejumlah wilayah di Kepulauan Buton bukan tanpa tantangan. Panitia harus memastikan informasi kegiatan tersampaikan ke daerah sekaligus mengoordinasikan keikutsertaan peserta.

Namun, kata Nurman, berbagai kendala tersebut dapat diselesaikan berkat kerja keras panitia serta dukungan moril dari tokoh masyarakat.

“Karena ini kegiatan melibatkan sekepulauan Buton, tentu tidak mudah, terutama informasi ke daerah dan memastikan keikutsertaan para peserta,” ungkap Nurman yang juga merupakan anggota legislatif Buton Tengah.

Sementara itu, Ketua Umum KKW-H Kota Baubau, Abdul Razak Kamaludin, menegaskan kegiatan tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk memperebutkan piala dan penghargaan.

Menurutnya, lomba sholawat memiliki tujuan yang lebih luas, yakni menanamkan dan memperkuat kecintaan masyarakat kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Sementara lomba bintang vokalis diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan bakat serta kreativitas.

“Kegiatan lomba sholawat dan bintang vokalis yang kita selenggarakan ini bukan sekadar kegiatan perlombaan untuk memperebutkan piala dan penghargaan. Lebih dari itu, kegiatan ini memiliki makna dan tujuan yang sangat mulia,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman anggota kerukunan.

“Kerukunan Keluarga Wadiabero-Haiya tidak hanya dibangun atas dasar hubungan kekeluargaan dan ikatan asal-usul, tetapi harus terus diperkuat dengan semangat persaudaraan, persatuan, kepedulian, dan kebersamaan,” tegasnya.

Menurut Abdul Razak, perbedaan pendapat, profesi, generasi maupun kemampuan tidak boleh menjadi penghalang untuk menjaga persaudaraan.

“Kekuatan sebuah kerukunan bukan terletak pada seberapa besar organisasi itu, tetapi pada seberapa kuat persaudaraan dan kebersamaan yang dibangun di dalamnya,” pungkasnya.

Pembukaan kegiatan berlangsung meriah dan khidmat. Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat turut hadir, di antaranya Wakil Wali Kota Baubau Hamsina Bolu, Sekda Kota Baubau, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Baubau, Danyon Brimob Polda Sultra serta para ketua kerukunan se-Kepulauan Buton.

Turut hadir Ketua KK Buton Tengah serta Ketua Kerukunan Lakudo, Talaga Raya, Mawasangka, Mawasangka Tengah, Mawasangka Timur, Baruta, Tolandona dan Kolowa.

Wakil Wali Kota Baubau, Hamsina Bolu, dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut, mengapresiasi langkah KKW-H yang menghadirkan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda Kota Baubau yang religius.

“Ini merupakan suatu bentuk kerja nyata Kerukunan Wadiabero-Haiya yang ada di Kota Baubau dalam rangka membangun insan generasi Kota Baubau yang religius,” ujarnya.

Menurut Hamsina, kegiatan seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan dan kemajuan Kota Baubau, khususnya dalam pembinaan generasi muda.

“Pemerintah Kota Baubau tentu mengapresiasi kegiatan ini. Semoga kegiatan ini mendapat keberkahan bagi kita semua,” katanya.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Wali Kota Baubau Hamsina Bolu, didampingi Ketua Panitia, Ketua Umum KKW-H serta dewan juri yang telah dilantik.

Dengan pemukulan gong tersebut, Lomba Sholawat dan Bintang Vokalis Kerukunan Wadiabero-Haiya 2026 resmi dimulai.

Dalam perlombaan tersebut, 24 Majelis Taklim se-Kota Baubau dan Buton Tengah akan membawakan empat lagu wajib, yakni Tibbil Qulub, Yaa Imama Rusli, Sholawat Jibril, dan Sholawat Nariyah.

Sementara dewan juri berjumlah tujuh orang dengan Koordinator H. Hasim Umar, S.Pd.I., serta Juri Kehormatan LD. Darusalam, S.Sos., M.Si. Dewan juri tersebut ditetapkan berdasarkan SK Nomor: 001/SK/PK-MAULID/W-H/BB/IX/2026.

Melalui kegiatan tersebut, KKW-H berharap semangat syiar Islam, kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta pengembangan bakat generasi muda dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari pembangunan karakter masyarakat Kota Baubau.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA