Mengedukasi Masyarakat “Melek” Politik, UHO Bentuk Kampoeng Literasi Politik di Konawe Selatan

waktu baca 2 menit
Selasa, 6 Jun 2023 00:22 115 radarkendari.id

Kendari – Universitas Halu Oleo (UHO) melalui Jurusan Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) telah membentuk Kampoeng Literasi Politik di Desa Lowila, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Kordinator Kampoeng Literasi Politik, Dr. Najib Husain menjelaskan, pembentukan kampung literasi politik dimaksudkan untuk mengedukasi masyarakat agar melek politik.

Lanjut dia, penetapan Desa Lowila sebagai kampung literasi politik karena desa tersebut sukses menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tanpa ada unsur Money Politic (Politik Uang).

“Selama kami melakukan pemantauan, desa ini dalam Pilkades tidak menggunakan money politik di dalamnya. Sehingga ini yang menjadi dasar (Pembentukan Kampung Literasi Politik) bahwa kita bisa mempertahankan bagaimana perilaku pemilih disana yang bisa tetap di dijaga sampai Pemilihan Presiden maupun legislatif dan Pemilihan Bupati,” ungkap Najib Husain.

Najib berharap, kehadiran kampung literasi politik bisa menjadi percontohan bagi desa lainnya di Sulawesi Tenggara (Sultra) apalagi menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak tahun depan (2024).

Disisi lain, pembentukan kampung literasi politik ini tak lain sebagai wujud kontribusi Universitas kepada daerah terkait edukasi politik dan melaksanakan Thridharma Perguruan Tinggi yakni melaksanakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia menambahkan, beberapa agenda penting yang akan dilaksanakan pihaknya pada kampung literasi politik yakni penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik didesa tersebut.

Selanjutnya, setiap bulan pihaknya akan mengadakan diskusi atau dialog politik baik yang berkaitan dengan money politic, berita hoax, maupun hal yang berkaitan dengan Black Campaign (Kampanye Hitam).

“Jadi kita memang melakukan penyadaran, memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana mereka memahami tentang politik. Mudah-mudahan cara ini bisa membantu masyarakat menjadi pemilih cerdas sehingga bisa mensukseskan pemilu,” kata Najib Husain.

Terpisah, Rektor UHO, Prof Muhammad Zamrun mengapresiasi program kampung literasi politik yang digagas oleh Jurusan Ilmu Politik dan Ilmu Pemeritahan UHO. Menurutnya, program tersebut sangat positif dalam rangka mengedukasi masyarakat tentang perpolitikan.

“Kami mendukung penuh seluruh program yang berkaitan dengan Tridharma Perguruan Tinggi. Termasuk program kampung literasi politik ini. Ini perlu dilaksanakan karena tidak lama lagi kita akan menghadapi pemilu sehingga masyarakat diedukasi bagaimana cara menjadi pemilih yang baik. Agar bisa menyalurkan hak pilihnya dan tidak golput (Golongan Putih),” pungkasnya. (rls)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA