Kendari, RadarKendari.id – Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan memastikan program Kendari Terang berlanjut tahun ini (2024). Menurutnya, program tersebut sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat.
Subhan mengungkapkan, Program Kendari Terang melekat di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kendari. Pada tahun ini, pihaknya sudah mengalokasikan anggaran untuk pemasangan lampu penerangan dengan sasaran seluruh kelurahan khususnya kawasan ramai penduduk yang belum memiliki penerangan.
“Program ini akan terus berlanjut karena menjadi kebutuhan masyarakat. Untuk anggarannya saya belum tahu persis tapi akan kita kerjakan pada tahun ini,” ungkapnya.
Lanjut dia, Program Kendari Terang adalah program yang digagasnya bersama Mantan Wali kota Kendari, Sulkarnain Kadir pada 2017 silam. Total ribuan lampu sudah terpasang di beberapa titik di Kota Kendari.
“Kehadiran program tersebut dilatar belakangi maraknya aksi kriminalitas dimalam hari terutama aksi begal. Kejahatan muncul karena ada kesempatan. Salah satunya gelap. Sehingga waktu itu kita mengadakan program ini sebagai salah satu langkah pencegahan aksi kriminalitas termasuk untuk mencegah peredaran gelap narkoba,” ungkap Subhan.
Ketua DPRD Kota Kendari ini mengaku program Kendari Terang sukses dijalankan. Saat ini aksi kriminalitas terutama begal dimalam hari berkurang dan masyarakat bisa dengan leluasa beraktifitas dimalam hari.
“Kini aktivitas masyarakat hampir 24 jam. Kemudian karena terang banyak UMKM yang bermunculan. Mereka hidup dan bisa berkembang,” kata Subhan.
Terpisah, Kepala Dishub Kota Kendari, La Ode Abdul Manas Salihin membenarkan perihal kelanjutan program Kendari Terang tahun ini. Kendati demikian, ia tidak tahu jumlah lampu yang akan di pasang.
“Belum ada angka pasti (jumlah lampu dan titik). Namun untuk pemasangannya sudah diprogramkan tahun ini. Termasuk untuk penerangan jalan PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional/Inner Ringroad). Insyah Allah kita realisasikan tahun ini semua,” pungkasnya. (wan)
Tidak ada komentar