Kendari, RadarKendari.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara menyiapkan uang tunai sebesar Rp 1,4 Triliun untuk menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Doni Septadijaya mengungkapkan, secara historis selalu terjadi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat pada momen Nataru 2024 yang berdampak pada peningkatan transaksi masyarakat untuk berbagai jenis barang dan jasa.
Menyikapi hal tersebut, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menjamin kecukupan uang beredar melalui penyaluran uang tunai yang diproyeksikan oleh Perbankan di Sulawesi Tenggara senilai Rp 983 miliar.
“Kami harap masyarakat tidak perlu khawatir terjadinya kekurangan uang tunai karena jumlah dimaksud dapat mencukupi iron stock kebutuhan uang tunai Provinsi Sulawesi Tenggara selama 3 bulan mendatang,” ungkap Doni, Selasa (18/12/2023).
“Terlebih dengan adanya sistem Pembayaran digital baik berupa QRIS (Quick Response Indonesian Standar) atau APMK (Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu), sehingga masyarakat tetap dapat bertransaksi tanpa harus membawa uang tunai,” tambahnya.
Doni menambahkan, sebagaimana mandat Bank Indonesia dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, Bank Indonesia wajib menjamin kecukupan uang beredar di masyarakat untuk kelancaran transaksi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Namun meski ketersediaan uang diperiode Nataru dipastikan cukup, masyarakat juga tetap dihimbau untuk berkonsumsi dan bertransaksi secara bijak, sebab di akhir tahun terdapat potensi terjadinya inflasi akibat peningkatan permintaan (demand pull inflation),” pungkasnya. (Fik)
Tidak ada komentar