Dua unit rumah semi permanen di Lorong PDAM, Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, ludes dilahap Si Jago Merah, Rabu (10/6/2026) pagi.
RADAR KENDARI – Kebakaran hebat menghanguskan dua unit rumah semi permanen di Lorong PDAM, Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Rabu (10/6/2026) pagi.
Peristiwa tersebut juga mengakibatkan satu unit mobil, tiga sepeda motor, dan tiga mesin mobil ikut terbakar.
Kasi Humas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 10.17 WITA dari seorang warga bernama Tika.
“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi dan tiba sekitar pukul 10.22 WITA. Kami mengerahkan tiga unit mobil pemadam dan satu unit rescue untuk melakukan penanganan,” ujar Martoyo.
Kebakaran terjadi di rumah milik Irwanto dan dengan cepat merembet ke rumah milik Akmal Sinar yang berada di sampingnya. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api pertama kali terlihat muncul dari pintu samping rumah Irwanto.
Karena kedua bangunan merupakan rumah semi permanen, kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lainnya.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah menghanguskan sebagian besar bangunan. Tim Damkar kemudian fokus melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke rumah warga lainnya.
“Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali,” jelas Martoyo.
Proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 10.50 WITA dan seluruh armada kembali ke Markas Komando Damkar pada pukul 11.05 WITA.
Akibat kejadian tersebut, dua unit rumah milik Irwanto dan Akmal Sinar mengalami kerusakan berat. Selain itu, satu unit mobil pikap Grand Max, tiga sepeda motor, serta tiga mesin mobil turut hangus dilalap si jago merah.
Damkar Kota Kendari memperkirakan total kerugian material akibat kebakaran tersebut mencapai sekitar Rp350 juta.
Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Martoyo mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha.
“Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran. Koordinasi antara masyarakat dan instansi terkait juga sangat penting dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan kebakaran,” pungkasnya.
Dalam penanganan insiden tersebut, Damkar Kota Kendari mengerahkan empat armada yang terdiri dari Unit 011, Unit 013, Unit 015, dan satu unit rescue, serta mendapat bantuan dari relawan Redkar PDKT (Perserikatan Driver Kendari Tower). Api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke permukiman lainnya.
EDITOR : AGUS SETIAWAN
Tidak ada komentar