Suasana gerakan pangan murah yang dilaksanakan secara mandiri oleh Dinas Ketapang Kota Kendari di Kelurahan Wawombalata, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. RADARKENDARI.ID – Pemerintah Kota melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Kendarikembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara mandiri guna membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini digelar di Kelurahan Wawombalata, Kecamatan Mandonga, Kamis (12/03/2026).

Animo masyarakat cukup tinggi dalam gerakan pangan murah di Kelurahan Wawombalata, Kota Kendari.
Pelaksanaan GPM Mandiri tersebut diprakarsai langsung oleh Dinas Ketapang Kota Kendari sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.
Kepala Dinas Ketapang Kota Kendari, Abdul Rauf, mengatakan bahwa kegiatan GPM mandiri dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar.

Kadis Ketapang Kota Kendari, Abdul Rauf.
“Dalam Gerakan Pangan Murah mandiri ini, kami menghadirkan beras SPHP yang merupakan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan. Tujuannya agar masyarakat bisa membeli beras dengan harga terjangkau, terutama menjelang Lebaran,” ujarnya.
Menurut Abdul Rauf, pelaksanaan GPM secara mandiri merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan lonjakan harga yang biasanya terjadi saat permintaan meningkat.
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan di berbagai kelurahan di Kota Kendari agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
“Dinas Ketapang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah, baik bekerja sama dengan instansi lain maupun dilaksanakan secara mandiri,” tambahnya.

Masyarakat memadati gerakan pangan murah yang dilaksanakan oleh Dinas Ketapang Kota Kendari secara mandiri di Kelurahan Wawombalata, Kota Kendari.
Masyarakat terlihat antusias memanfaatkan kegiatan tersebut, terutama untuk membeli beras SPHP yang dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga di pasaran. Pemerintah berharap program ini dapat membantu menjaga daya beli masyarakat serta mendukung stabilitas harga pangan di Kota Kendari.
Penulis : Agus Setiawan
Tidak ada komentar