Sekda Sultra, Asrun Lio didampingi Kalak BPBD Sultra, La Ode Saifuddin memberikan keterangan pers dalam sosialisasi penanggulangan bencana di Kota Kendari, Selasa (01/07/2025). (Foto : Agus Setiawan). RADARKENDARI.ID, Kendari, Sulawesi Tenggara – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana di Hotel Zahra Syariah Kendari, Selasa (01/07/2025).

Foto bersama sosialisasi penanggulangan bencana dilingkup OPD Pemprov Sultra.
Kegiatan ini diikuti perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sultra, perwakilan satuan pendidikan disabilitas, organisasi masyarakat, dan insan pers.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada OPD untuk melakukan mitigasi bencana di lingkungan kerja masing-masing.
“Kita harus siap menghadapi situasi bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi,” tegas Asrun Lio.
Sosialisasi ini juga melibatkan masyarakat, termasuk organisasi dan pegiat lingkungan.
Ia berharap setiap kantor OPD menunjuk petugas untuk menata lingkungan kerja, menandai titik kumpul dan jalur evakuasi jika terjadi bencana.

Kalak BPBD Provinsi Sultra, La Ode Saifuddin.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Sultra, La Ode Saifuddin, menambahkan bahwa pemerintah berharap seluruh ASN di lingkup Pemprov Sultra memahami penanggulangan bencana.
“Setiap OPD harus menetapkan titik kumpul dan jalur evakuasi,” jelasnya.
Pemprov Sultra menargetkan dalam beberapa bulan ke depan, setiap OPD telah siap dengan penanda tersebut. Gubernur akan mengecek kesiapan masing-masing OPD, dan biaya penataan ditanggung oleh OPD masing-masing.
Pemerintah Provinsi Sultra juga berencana memperluas sosialisasi ini ke 17 Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara.
“Urusan kebencanaan bukan hanya tanggung jawab BPBD, tetapi seluruh OPD dan elemen masyarakat, termasuk TNI-Polri, Basarnas, LSM, lembaga zakat, mahasiswa, dan media,” pungkas La Ode Saifuddin.
Penulis : Agus Setiawan
Tidak ada komentar