Jasa Raharja – Korlantas Polri Hadir di Apel Pengamanan Lebaran 2026 di Jawa Timur

waktu baca 2 menit
Sabtu, 7 Feb 2026 11:19 160 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Menyambut momen Idulfitri 2026, Jasa Raharja turut berpartisipasi dalam Apel Persiapan Pengamanan Lebaran yang digelar PT Jasa Marga di Traffic Information Center Wilayah Timur, Surabaya, pada Jumat (6/2).

Kegiatan ini fokus pada mempererat kolaborasi antar stakeholder untuk menjamin kelancaran dan keselamatan perjalanan mudik dan balik masyarakat di wilayah Jawa Timur.

Dalam apel tersebut, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin tampil bersama sejumlah tokoh penting: Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono, serta Dirlantas Polda Jawa Timur Kombes Pol Iwan Saktiadi.

Sebelumnya, berbagai langkah persiapan telah dilakukan secara terpadu – mulai dari survei lapangan di ruas tol dan non-tol untuk memastikan kondisi jalan, rambu lalu lintas, hingga rest area berada dalam kondisi optimal.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa pengamanan mudik Lebaran 2026 adalah prioritas nasional.

“Kita terus memperkuat koordinasi untuk menjaga agar Operasi Keselamatan dan Operasi Ketupat 2026 berjalan maksimal. Infrastruktur, pengamanan, dan manajemen lalu lintas jadi kunci utama,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Awaluddin menyampaikan komitmen Jasa Raharja untuk mendukung penuh rangkaian pengamanan.

“Petugas kami di seluruh wilayah akan aktif berkoordinasi untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan menekan fatalitas di jalan raya,” jelasnya.

Sebagai bagian dari Danantara Indonesia, ia menambahkan bahwa Jasa Raharja akan terus memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan dengan layanan yang tepat dan transparan.

Acara juga diwarnai dengan penyerahan 15 unit Kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR) dari PT Jasa Marga kepada Ditlantas Polda Jawa Timur untuk memperkuat operasional lapangan.

Setelah apel, rombongan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah ruas tol dan rest area di Jawa Timur untuk memastikan segala sesuatunya siap menghadapi lonjakan arus kendaraan.

Diharapkan, sinergi antar stakeholder akan menciptakan sistem manajemen lalu lintas yang lebih terintegrasi, dengan respons cepat terhadap insiden dan dukungan sarana operasional yang memadai – demi terwujudnya transportasi yang aman dan tertib bagi seluruh masyarakat.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA