Jumlah Investor Asal Sulawesi Tenggara di Pasar Modal Meningkat Pesat

waktu baca 2 menit
Kamis, 21 Des 2023 21:53 110 radarkendari.id

Kendari, RadarKendari.id – Sebagai upaya untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan khususnya di sektor pasar modal di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), serta untuk memberikan informasi tentang investasi yang legal dan aman kepada masyarakat, Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sultra terus aktif dan konsisten dalam melaksanakan pemasyarakatan pasar modal di Bumi Anoa dengan didukung oleh OJK, enam perwakilan Perusahaan Sekuritas di Sultra, dan 16 Galeri investasi BEI se-Sultra.

Kepala BEI Sultra, Bayu Saputra mengungkapkan, sejak awal Januari 2023 hingga akhir November 2023, IDX Sultra telah melaksanakan sebanyak 500 kali kegiatan edukasi dan sosialisasi keuangan khususnya pasar modal ke berbagai kalangan masyarakat, mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, pegawai swasta, pengusaha hingga pegawai negeri.

“Salah satu program edukasi unggulan dari IDX Sultra yaitu Sekolah Pasar Modal yang membekali masyarakat untuk dapat melek keuangan dan siap melakukan praktek menjadi investor di Pasar Modal, baik itu sebagai investor saham maupun investor obligasi dan reksa dana,” ungkap Bayu lewat keterangan pers, Rabu (20/12/2023).

Bayu mengungkapkan, Per 1 Desember 2023, tercatat sebanyak 65.373 warga Sultra telah menjadi investor di Pasar Modal Indonesia, yang mana terdapat 18.653 investor baru sepanjang tahun 2023 atau tumbuh sebesar 40 persen.

Juga pada sepanjang Januari sampai dengan November 2023 terakumulasi sebanyak 1,43 triliun total transaksi saham yang dilakukan oleh investor saham asal Sultra. Adapun total nilai saham investor saham asal Sultra tercatat sebanyak 283,6 miliar per 1 Desember 2023.

“Apabila dijabarkan, mayoritas investor saham di Sulawesi Tenggara berasal dari Kota Kendari dan Kota Kolaka dengan total asset saham sebanyak 283,6 miliar rupiah. Dari segi background pekerjaan, jumlah investor saham di Sulawesi Tenggara didominasi oleh kalangan pelajar/mahasiswa dan pegawai swasta, serta dari asal gender investor saham tersebut merupakan laki-laki (65%) dan Perempuan (35%),” jelas Bayu.

Bayu menambahkan, pesatnya peningkatan jumlah investor di pasar modal tersebut juga diikuti dengan penambahan pusat informasi pasar modal yang tersebar di Sultra.

Salah satu pusat informasi dan pembelajaran Pasar Modal yaitu melalui Galeri Investasi BEI yang pada tahun 2023 sudah berjumlah 16 Galeri investasi BEI atau terdapat penambahan sebanyak 3 Galeri Investasi BEI baru di tahun 2023.

“Adapun Galeri Investasi BEI yang baru tersebut yakni Galeri Investasi BEI Perpusda Provinsi Sulawesi Tenggara, Galeri Investasi BEI Fakultas Pertanian UHO, dan Galeri Investasi Fakultas Hukum UHO,” pungkas Bayu. (bay)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA