Lurah Lalowaru Konsel, Erwin membantah tudingan miring seperti adanya pungutan liar (pungli) hingga masalah kepengurusan masjid diotoritanya. Erwin menjelaskan bahwa hal tersebut hanyalah salah paham. RADARKENDARI.ID– Menanggapi isu miring yang menyebut dirinya bersikap arogan dan tidak transparan, Lurah Lalowaru, Erwin, akhirnya memberikan klarifikasi.
Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar di masyarakat mengenai kepemimpinannya adalah sebuah kekeliruan dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Klarifikasi Soal Isu Pungli dan Kepengurusan Masjid
Terkait tudingan miring seperti adanya pungutan liar (pungli) hingga masalah kepengurusan masjid, Erwin menjelaskan bahwa hal tersebut hanyalah salah paham.
Ia menyebutkan bahwa selama ini dirinya justru berupaya membantu masyarakat dengan ikhlas.
Mengenai kepengurusan masjid yang sempat disorot, ia menjelaskan bahwa selama ini memang terjadi kekosongan pengurus definitif di wilayah Lalowaru.
Saat ini, Imam Masjid Kelurahan belum berganti. Kecuali pengurus masjid, untuk memastikan pelayanan ibadah tetap berjalan.
“Dan sekarang Alhamdulilah pengelolaan dana mesjid sudah transparan. Dan hasil celengan sudah di sebut setiap hari Jumat oleh pengurus mesjid,” ungkap Erwin.
Siap Berdialog, Bukan Anti-Kritik
Erwin sangat menyayangkan adanya pihak yang langsung melapor tanpa melakukan komunikasi terlebih dahulu di kantor kelurahan.
Padahal, dirinya mengaku selalu berada di kantor dan siap menerima aspirasi maupun kritik dari warga secara langsung.
“Saya ini pemerintah, perpanjangan tangan masyarakat. Kalau ada yang kurang pas, mari kita bicara baik-baik. Saya tadi menunggu di kantor, tapi mereka tidak masuk untuk berdialog. Saya sangat terbuka untuk warga saya,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik dan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya, mengingat adanya aturan hukum seperti UU ITE yang mengatur tentang pencemaran nama baik.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar