Puntung Rokok Picu Kebakaran Lahan di Belakang Pasar THR Kendari

waktu baca 3 menit
Senin, 6 Jul 2026 19:15 51 redaksi

RADAR KENDARI – Peristiwa kebakaran lahan melanda kawasan di belakang Pasar THR, Jalan Budi Utomo, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari pada Senin (6/7/2026) siang.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.32 WITA ini sempat memicu kepanikan warga sekitar lantaran kobaran api yang terus membesar dikhawatirkan merembet ke area pertokoan dan kios pedagang.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Kendari, Martoyo Awaluddin, membenarkan peristiwa tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa laporan kebakaran pertama kali diterima oleh petugas melalui pesan di layanan pengaduan WhatsApp dari seorang warga bernama Erik Sanjaya.

Menurut keterangan yang dihimpun di lapangan, api pertama kali muncul di lahan milik Safiuddin (60). Kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh kelalaian akibat puntung rokok yang ditinggalkan pemilik lahan saat sedang beraktivitas.

“Berdasarkan informasi dari pemilik lahan, api diduga berasal dari puntung rokok yang ditinggalkannya saat mengasah parang di area tersebut. Cuaca yang panas ditambah hembusan angin kencang membuat api dengan sangat cepat menjalar ke rumput dan semak-semak kering yang memenuhi lahan,” ujar Martoyo Awaluddin saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Merespons laporan tersebut, Tim Damkarmat Kota Kendari dari Peleton 3 langsung mengerahkan armada terdekat ke lokasi kejadian.

Personel pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 14.44 WITA dan langsung melakukan lokalisir area agar api tidak menyentuh bangunan kios Pasar THR.

Sebelum petugas tiba, pemilik lahan bersama warga setempat sebenarnya telah melakukan upaya pemadaman secara swadaya menggunakan alat seadanya.

Begitu tiba, petugas langsung mengambil alih penanganan dan melakukan penyiraman menyeluruh (cooling down) untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang tersembunyi di bawah semak kering.

Berkat respons cepat dari petugas penjinak api yang dipimpin oleh Komandan Peleton (Danton) Rusdin dan Komandan Regu (Danru) Rachmat, kebakaran berhasil dikendalikan sepenuhnya.

Api berhasil dipadamkan sebelum sempat menyentuh satu pun bangunan atau fasilitas publik di sekitar lokasi. Pihak pemadam memastikan tidak ada korban jiwa, korban luka, maupun kerugian materiil berupa bangunan dalam peristiwa ini.

Pasca-kejadian, pihak Damkar Kota Kendari mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menghadapi musim kemarau di mana vegetasi kering menjadi sangat rentan terbakar.

“Kami sangat mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok secara sembarangan, apalagi di area lahan terbuka yang kering. Kelalaian kecil seperti ini bisa berdampak fatal. Kewaspadaan dan kepedulian bersama adalah kunci utama untuk mencegah bencana yang lebih besar,” tegas Martoyo.

Sebagai langkah antisipasi ke depan, pihak Damkar juga merekomendasikan penguatan koordinasi darurat yang lebih intensif antara instansi terkait, seperti pihak PLN, kepolisian, dan elemen masyarakat, agar penanganan potensi bencana serupa di Kota Kendari dapat berjalan lebih cepat, taktis, dan terintegrasi.

EDITOR : AGUS SETIAWAN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA