Program MBG di SMAN 9 Kendari menuai sorotan setelah distribusi makanan datang terlambat dan jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan siswa. RADARKENDARI.ID – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 9 Kendari menuai sorotan setelah distribusi makanan datang terlambat dan jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan siswa.
Paket makanan yang seharusnya dibagikan kepada 1.080 siswa, hanya tiba sebanyak 415 porsi, Jumat (13/03/2026) pukul 15.15 wita.
Wakil Kepala Sekolah SMAN 9 Kendari, Rajatin, mengungkapkan bahwa makanan baru tiba di sekolah sekitar pukul 15.15 Wita, jauh dari waktu yang diharapkan.
Kondisi tersebut membuat pihak sekolah kesulitan mengatur pembagian karena jumlah paket tidak sebanding dengan jumlah siswa yang terdaftar sebagai penerima.
Menurut Rajatin, keterlambatan dan kekurangan porsi ini terjadi pada pengiriman yang ditangani oleh SPPG Dapu Dapura Kota Kendari.
Pihak sekolah sebelumnya telah menerima data bahwa jumlah paket yang akan dikirim sebanyak 1.080 kemasan, sesuai jumlah siswa yang menjadi sasaran program.
“MBG baru tiba sekitar pukul 15.15, dan yang datang hanya 415 packing dari total 1.080 yang seharusnya diterima. Tentu ini tidak cukup untuk dibagikan kepada seluruh siswa,” ujar Rajatin.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat sekolah harus mengambil langkah untuk menunda pembagian secara menyeluruh, guna menghindari kecemburuan di kalangan siswa.
Pihak sekolah juga telah berkoordinasi dengan pihak penyedia agar distribusi berikutnya dapat berjalan lebih baik.
Rajatin berharap, ke depan pihak penyelenggara dapat memastikan ketepatan waktu dan jumlah distribusi, sehingga program MBG benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh siswa sesuai dengan tujuan awal program.
Hingga berita ini diterbitkan, pewarta media ini masih berusaha menghubungi pihak SPPG untuk mendapatkan hak jawab (klarifikasi) atas pemberitaan ini.
Penulis : Agus Setiawan
Tidak ada komentar