Pemprov Sultra–Polda Turun Langsung Pantau Harga Pangan Menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 H

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Mar 2026 08:08 247 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Polda Sultra memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan hingga Idulfitri 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, bersama Kapolda Sultra, Didik Agung Widjanarko.

Langkah ini menjadi bentuk konkret kolaborasi pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam memastikan harga tetap terkendali serta pasokan pangan aman di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Sejumlah lokasi strategis menjadi sasaran pengecekan, di antaranya Pasar Korem, Perum Bulog, PT Wings Surya, serta Hypermart The Park Kendari.

Di lapangan, Gubernur dan Kapolda berdialog langsung dengan pedagang guna memastikan kondisi riil harga dan stok kebutuhan pokok.

Komoditas yang dipantau meliputi beras, minyak goreng, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, hingga telur ayam ras.

Berdasarkan hasil pemantauan, harga sejumlah komoditas terpantau relatif stabil tanpa lonjakan signifikan.

Pasokan juga dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.

“Kami telah melakukan pemantauan bersama Kapolda Sultra. Hasilnya, seluruh komoditas terpantau aman dan stabil. Stok mencukupi untuk kebutuhan masyarakat,” ujar Andi Sumangerukka.

Senada dengan itu, Kapolda Sultra Didik Agung Widjanarko mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Ia menegaskan, pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan rutin terhadap distributor maupun pasar tradisional dan modern.

“Jika ditemukan praktik penimbunan bahan pokok yang disengaja untuk memicu kelangkaan atau kenaikan harga, kami akan menindak tegas sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Pemantauan terpadu ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan situasi ekonomi daerah tetap kondusif selama momen keagamaan yang identik dengan peningkatan konsumsi.

Sinergi pemerintah dan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pangan di Sulawesi Tenggara.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA