Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing yang Tenggelam di Perairan Bungkutoko dalam Keadaan Meninggal Dunia

waktu baca 2 menit
Sabtu, 10 Jan 2026 22:11 97 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Upaya pencarian intensif yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan terhadap seorang pemancing yang hilang di perairan Bungkutoko, Kota Kendari, akhirnya membuahkan hasil pada hari kedua operasi, Sabtu (10/1/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) tidak jauh dari lokasi kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WITA.

“Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban sekitar 5 meter dari Last Known Position (LKP). Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Amiruddin dalam keterangan resminya.

Peristiwa nahas ini bermula pada Jumat, 9 Januari 2026, sekitar pukul 08.50 WITA. Korban yang diketahui bernama Ardiansyah (22), warga Desa Anggokoti, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan, sedang memancing saat kail pancingnya tersangkut.

Korban berusaha melepaskan kail tersebut, namun kuatnya arus di area perairan Bungkutoko menyeret tubuh korban hingga ia tenggelam dan hilang dari permukaan.

Setelah ditemukan, jasad Ardiansyah segera dievakuasi menuju Dermaga Basarnas Kendari untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Operasi SAR hari kedua ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Rescuer KPP Kendari, Polair Polda Sultra, Polsek Abeli, Tagana, relawan dari Dompet Dhuafa, IEA Sultra, UKM SAR UHO, hingga masyarakat setempat.

Tim gabungan juga mengerahkan berbagai alat canggih seperti drone thermal, alat selam, dan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk menyisir lokasi.

“Dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR kondisi membahayakan manusia di perairan Bungkutoko dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat telah dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” pungkas Amiruddin.

Kondisi cuaca selama operasi dilaporkan berawan dengan kecepatan angin yang relatif tenang, yakni 2 km/jam dari arah utara, yang cukup membantu proses pencarian oleh tim di lapangan.

Penulis : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA