UKW yang Digelar PWI di Konawe Sukses Cetak Wartawan Kompeten

waktu baca 2 menit
Selasa, 5 Mei 2026 22:54 48 radarkendari.id

KONAWE – Perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi menuntut wartawan bekerja lebih cepat tanpa mengabaikan akurasi.

Hal itu ditegaskan Direktur Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan IndonesiaPusat, Aat Surya Safaat, saat mengumumkan hasil UKW PWI Konawe di Hotel Nugraha Unaaha, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, di era digital saat ini, kecepatan menjadi elemen krusial dalam kerja jurnalistik. “Berita sekarang bisa lebih cepat basi dari makanan. Karena itu, selain akurasi dan kejujuran, kecepatan harus menjadi kekuatan utama,” tegasnya.

Aat mengibaratkan kerja wartawan seperti berkendara di jalan tol—harus cepat, terarah, dan tetap terukur.

Ia menekankan pentingnya membangun citra media yang responsif tanpa mengorbankan kualitas informasi. “Kalau ingin maju, media harus dikenal cepat sekaligus tetap akurat,” pesannya kepada peserta UKW.

Dalam pelaksanaan UKW tersebut, tercatat sebanyak 27 wartawan mengikuti uji kompetensi.

Hasilnya, 25 orang dinyatakan kompeten, sementara 2 lainnya belum memenuhi standar. Aat menyemangati peserta yang belum lulus agar tidak berkecil hati dan kembali mencoba enam bulan ke depan.

“Jadikan ini pengalaman berharga. Di Jakarta ada yang pernah tidak lulus, tapi kemudian menjadi penguji. Teruslah berkarya dan tingkatkan kemampuan,” ujarnya.

Ia juga menyebut, tambahan 25 wartawan kompeten dari Konawe membuat total wartawan kompeten secara nasional mencapai 20.453 orang.

UKW di Konawe sendiri tercatat sebagai pelaksanaan ke-851 secara nasional dan ke-9 di Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Konawe, Muh. Akib Ras, memberikan apresiasi atas terselenggaranya UKW tersebut.

Ia menilai kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas jurnalis di daerah.

“Saya yakin UKW ini melahirkan wartawan yang andal dan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujarnya. Ia juga berharap ke depan UKW di Konawe dapat membuka kelas lanjutan tingkat madya.

Hal senada disampaikan Ketua PWI Konawe, Andriansyah Siregar. Ia menyebut pelaksanaan UKW ini sebagai tonggak sejarah bagi organisasi yang dipimpinnya.

“Ini adalah UKW pertama di Konawe dan menjadi akhir dari perjalanan panjang dalam mempersiapkan seluruh proses, mulai dari administrasi hingga pelaksanaan,” ungkapnya.

Dengan suksesnya UKW perdana ini, PWI Konawe optimistis akan semakin banyak wartawan yang terdorong meningkatkan kompetensi, sekaligus memperkuat profesionalisme pers di daerah.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA