Hadiri Pembukaan MTQ ke XXX di Kaltim, Asrun Lio : Wujudkan Masyarakat Cinta Al-Quran

waktu baca 3 menit
Senin, 9 Sep 2024 19:52 82 radarkendari.id
RADARKENDARI.ID – Kontingen Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ikut berpartisipasi dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XXX yang diselenggarakan di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Acara pembukaan MTQ ini berlangsung megah di Stadion Gelora Kadrie Oening  dan secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kemarin.
Pada kesempatan ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Asrun Lio, hadir mewakili Pemerintah Provinsi Sultra. Ia turut didampingi oleh Ketua Penjabat TP PKK Sultra, Wa Ode Munanah Asrun Lio, serta sejumlah pejabat eselon II dari berbagai bidang, termasuk Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setprov Sultra, Iwan Susanto, dan Kepala Biro Pembangunan Setda Provinsi Sultra, La Ode Mustawir Martosiswoyo. Kehadiran Ketua Kafilah Sultra juga memperkuat dukungan bagi para peserta yang akan berlomba.
Mengusung tema besar “Mewujudkan Masyarakat Cinta Al-Quran untuk Bangsa yang Bermartabat di Bumi Nusantara”, MTQ Nasional XXX diharapkan menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Quran di kalangan masyarakat Indonesia.
Kontingen Sultra yang berjumlah 56 orang bertekad untuk memberikan penampilan terbaiknya di berbagai cabang lomba yang dipertandingkan dalam ajang MTQ tahun ini.
Beberapa cabang lomba yang diikuti antara lain Tilawah seni baca Al-Quran, Qiraat Al-Quran, Hafalan Al-Quran, Tafsir Al-Quran, Fahm Al-Quran, Syarh Al-Quran, Seni Kaligrafi Al-Quran, karya tulis Al-Quran, serta cabang eksibisi seni kaligrafi Al-Quran.  Keikutsertaan Sultra dalam berbagai cabang lomba ini menunjukkan keseriusan dan komitmen kontingen untuk bersaing dengan kafilah-kafilah dari seluruh provinsi di Indonesia.
Dalam pidato pembukaannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat yang beragam. Menurutnya, Al-Quran mengajarkan nilai-nilai luhur tentang persaudaraan, toleransi, dan perdamaian, yang menjadi landasan penting dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia. “Melalui MTQ, kita dapat memperkuat tali silaturahmi dan memperkokoh persatuan bangsa,” ujar Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya menjadikan Al-Quran sebagai sumber inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap semangat MTQ dapat menginspirasi masyarakat Indonesia untuk menjadi pribadi yang lebih baik, serta lebih menghayati nilai-nilai keislaman yang tercantum dalam Al-Quran. “Semoga semangat MTQ ini tidak hanya ada di dalam perlombaan, tetapi juga diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Presiden.
MTQ Nasional XXX di Samarinda tahun ini memiliki sentuhan modern dengan pemanfaatan teknologi digital. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan oleh panitia penyelenggara. Penggunaan teknologi digital ini memungkinkan proses penilaian menjadi lebih transparan dan akurat, serta mempercepat berbagai prosedur yang sebelumnya dilakukan secara manual.
“Penggunaan teknologi digital dalam MTQ ini sangat membantu dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan transparansi penilaian,” tegasnya.
Sementara itu, Sekda Sultra, Asrun Lio, dalam pernyataannya juga mengungkapkan harapan besarnya terhadap kafilah Sultra di ajang MTQ kali ini. Ia menekankan bahwa partisipasi Sultra di MTQ Nasional XXX bukan hanya untuk mengejar prestasi semata, tetapi juga sebagai bentuk syiar Islam yang lebih luas di tingkat nasional.
 “Kami berharap seluruh peserta dari Sulawesi Tenggara dapat menampilkan yang terbaik, bukan hanya dalam segi teknis, tetapi juga dalam menjaga akhlak dan adab yang baik selama perlombaan,” ujar Asrun.
Lebih lanjut, Asrun menyampaikan pentingnya membangun masyarakat yang cinta Al-Quran. “Tema yang diusung dalam MTQ kali ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Mewujudkan masyarakat yang cinta Al-Quran adalah langkah awal untuk menciptakan bangsa yang bermartabat dan kuat di masa depan,” jelasnya.
Selain memberikan semangat kepada para peserta, Asrun juga berharap agar MTQ ini menjadi sarana bagi seluruh masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada Al-Quran. Ia mengajak seluruh masyarakat Sultra untuk senantiasa membudayakan membaca, menghafal, dan memahami Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
” Dengan membawa 56 peserta dan dukungan dari berbagai pihak, Sultra diharapkan mampu bersaing secara maksimal di ajang ini dan membawa pulang prestasi yang membanggakan. Kegiatan MTQ ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat tali silaturahmi antara kafilah dari berbagai daerah di Indonesia,”pungkasnya. (adm)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA