Miliki Komitmen Kelola Pangan, Pj Gubernur Sultra Terima Apresiasi Nasional

waktu baca 3 menit
Selasa, 22 Okt 2024 20:09 88 radarkendari.id

Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto saat menerima penghargaan atas komitmennya dalam pengelolaan Susut dan Sisa Pangan (SSP) atau Food Loss and Waste (FLW) dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bertempat di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta, Selasa (22/10/2024).

JAKARTA.RADARKENDARI.ID– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra), di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj.) Gubernur Andap Budhi Revianto, kembali mencatat prestasi gemilang di tingkat nasional. Pemprov Sultra menerima penghargaan atas komitmennya dalam pengelolaan Susut dan Sisa Pangan (SSP) atau Food Loss and Waste (FLW) dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Penghargaan ini diberikan dalam acara Apresiasi terhadap Pemerintah Daerah  dalam Komitmen Pengelolaan Susut dan Sisa Pangan bertempat di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta, Selasa (22/10/2024).

SSP atau FLW kini menjadi isu global yang juga dihadapi Indonesia. Selain berdampak pada ekonomi, masalah ini berpotensi mengganggu aspek gizi dan lingkungan. Oleh karenanya, penanganan SSP menjadi fokus nasional, dan Pemprov Sultra dinilai telah menunjukkan komitmen kuat melalui langkah-langkah strategis  dan inisiasi yang dijalankan oleh Pj. Gubernur Andap Budhi Revianto.  Pemprov Sultra menjadi salah satu dari 12 provinsi yang menerima penghargaan ini.

Salah satu langkah penting adalah penguatan regulasi melalui penerbitan Surat Edaran (SE) Gubernur Sultra Nomor 100.3.4.1/11 Tahun 2024 tentang Gerakan Hemat Pangan Sultra. SE ini menyerukan seluruh masyarakat untuk bijak dalam mengelola dan mengonsumsi pangan, serta mendorong partisipasi aktif dalam upaya penghematan pangan.

Selain itu, Pj. Gubernur Sultra juga dinilai upayanya mengubah perilaku masyarakat melalui kampanye mencintai makanan dengan pemasangan baliho-baliho di tempat strategis di Sultra.

Kampanye ini juga diperkuat dengan pembuatan video himbauan yang disebarkan melalui media sosial dan platform digital. Video tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang upaya bersama dalam mengurangi pemborosan pangan.

Langkah-langkah lainnya termasuk pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penyelamatan Pangan, yang memiliki peran penting dalam mengelola sampah pangan rumah tangga.

Dalam kesempatanya, Pj. Gubernur menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya penyelamatan pangan.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting dalam menanggulanginya, mulai dari petani, pelaku usaha, distributor, ritel, hotel, restoran, katering, hingga konsumen akhir, harus berperan aktif dalam upaya mencegah SSP. Ini bukan hanya tentang hari ini, tetapi masa depan kita semua,” kata  Andap.

Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kita semua, Pemerintah Daerah di Sultra untuk terus melanjutkan program penyelamatan pangan yang lebih inovatif dan berdampak luas, dengan memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

“Kami akan terus berupaya agar setiap program yang dijalankan benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam menjamin ketersediaan pangan yang berkelanjutan,” imbuh Andap.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi, Badan Pangan Nasional, Gubernur, Bupati, dan Walikota penerima penghargaan. (adm)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA