Polda Sultra menggelar Assessment Center untuk seleksi jabatan strategis Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim). KENDARI – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) terus memperkuat kualitas personel dengan menggelar Assessment Center untuk seleksi jabatan strategis Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim).
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 15–16 April 2026, di Aula SDM Polda Sultra, Kota Kendari.
Assessment Center tersebut dibuka langsung oleh Kepala Biro SDM Polda Sultra, Arief Fitrianto, yang didampingi Kabagpsi Ro SDM, Zunaidi R.
Dalam arahannya, Karo SDM menegaskan bahwa proses ini menjadi bagian penting dalam sistem pembinaan karier Polri berbasis kompetensi.
“Assessment ini bertujuan untuk melahirkan figur Kasatreskrim yang profesional, berintegritas, serta memiliki kemampuan manajerial dan teknis dalam menjawab tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks,” tegasnya.
Puluhan peserta dari berbagai Polres jajaran mengikuti seleksi ketat ini setelah lolos tahap administrasi dan rekam jejak kinerja.
Mereka diuji melalui berbagai metode modern, mulai dari Leaderless Group Discussion (LGD), in-tray exercise, Behavior Event Interview (BEI), hingga tes psikometri.
Penilaian difokuskan pada kompetensi kunci, seperti integritas, kepemimpinan, pengambilan keputusan, komunikasi, kerja sama, hingga kemampuan mengelola perubahan dan pelayanan publik.
Tak hanya itu, peserta juga dihadapkan pada simulasi kasus aktual, seperti kejahatan pertambangan ilegal, narkotika, dan tindak pidana konvensional.
Menurut Karo SDM, hasil assessment ini akan menjadi dasar utama dalam menentukan pejabat Kasatreskrim yang tepat, objektif, dan sesuai kebutuhan organisasi.
“Melalui mekanisme ini, kami memastikan jabatan strategis diisi oleh personel terbaik yang mampu mendorong terwujudnya Polri yang Presisi,” ujarnya.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Polda Sultra dalam mendukung transformasi Polri, khususnya dalam mencetak sumber daya manusia unggul, profesional, dan berdaya saing.
Dengan assessment yang transparan dan berbasis kompetensi, diharapkan lahir Kasatreskrim yang tidak hanya tajam dalam penegakan hukum, tetapi juga humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar