RADARKENDARI.ID- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui penerapan sistem digital berbasis WhatsApp, masyarakat kini dapat mengakses layanan secara cepat, efisien, dan transparan hanya melalui perangkat digital mereka.
Kepala Biro Umum Setda Provinsi Sulawesi Tenggara, La Ode Muh. Rickhzal Putra, menjelaskan bahwa aplikasi ini bertindak sebagai nomor sentral yang terintegrasi dengan sembilan biro di lingkungan Sekretariat Daerah. Sistem ini memungkinkan masyarakat untuk memperoleh berbagai layanan hanya melalui perangkat digital mereka.
Salah satu manfaat dari aplikasi ini adalah kemudahan dalam pengajuan nomor surat dan mendapatkan informasi terkait persyaratan layanan tertentu.
“Misalnya, jika masyarakat ingin mengetahui syarat-syarat pengajuan beasiswa atau bantuan rumah ibadah di Biro Kesejahteraan Rakyat (Birokesra), mereka tidak perlu datang langsung ke kantor. Semua informasi dapat diakses melalui aplikasi,” kata Rickhzal dalam pameran dan seminar implementasi proyek perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXXV di Aula BPSDM Sultra, Selasa (17/12/2024).
Selain itu, untuk memastikan kelancaran layanan, telah disediakan admin yang selalu siaga di lobby resepsi untuk membantu masyarakat yang memerlukan panduan lebih lanjut. “Sebelumnya, semua proses dilakukan secara langsung, tetapi kini semuanya telah diarahkan menjadi serba digital,” ujarnya.
Transformasi digital ini tidak terlepas dari dukungan penuh Pj Gubernur dan Sekretaris Daerah Sultra. Rickhzal menegaskan bahwa proyek ini adalah hasil dari kerja sama dan komitmen seluruh jajaran pegawai di Sekretariat Daerah.
“Ini bukan sekadar proyek teknologi, melainkan sebuah gerakan untuk menciptakan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan transparan. Kami percaya, setiap detik yang bisa dihemat untuk publik adalah bentuk kontribusi nyata bagi kehidupan mereka,” ungkapnya.
Perubahan ini muncul dari kesadaran akan tantangan yang dihadapi dalam sistem pelayanan publik tradisional, seperti prosedur yang berbelit, waktu tunggu yang lama, dan kesenjangan informasi. Dengan semangat inovasi, Biro Umum membuka diri terhadap kritik dan masukan dari masyarakat untuk menciptakan sistem pelayanan yang lebih baik.
“Kami memulai dari langkah kecil, mendengarkan kebutuhan publik, dan bertindak dengan keberanian untuk melakukan perubahan. Hasilnya, kini pelayanan di Biro Umum menjadi lebih efektif dan dapat diandalkan,” terangnya.
Dengan transformasi ini, Biro Umum Setda Sultra telah menunjukkan bahwa inovasi dan kerja keras mampu mengubah wajah pelayanan publik. Langkah ini tidak hanya mempermudah akses layanan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi cerminan visi pemerintah untuk mewujudkan birokrasi modern dan profesional.
“Ke depan, sistem digital ini diharapkan dapat terus berkembang, menjadi inspirasi bagi instansi lain, dan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Provinsi Sultra,”pungkasnya. (adm)
Tidak ada komentar