Tekan Antrean dan Pangkas Waktu Tunggu, Kemenhub Bakal Terapkan Lampu Hijau Dua Arah di Simpang Pasar Baru Kendari

waktu baca 2 menit
Rabu, 26 Nov 2025 00:03 180 radarkendari.id

Kendari, Sulawesi Tenggara – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan akan menerapkan perubahan signifikan dalam rekayasa lalu lintas di persimpangan Pasar Baru Kendari.

Langkah ini diambil untuk menanggulangi kemacetan parah dan tingginya angka kecelakaan dengan memangkas waktu tunggu pengendara melalui pemberlakuan fase lampu hijau dua arah secara simultan.

Fauzan, Staf Teknis BPTD Sultra, menjelaskan bahwa rekayasa yang akan dilaksanakan ini berfokus pada pengubahan fase Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APIL) atau traffic light.

“Nanti kami akan melaksanakan rekayasa lalu lintas. Di sini kami akan melakukan rekayasa mengubah fase APIL. Di mana sebelumnya fase APIL yang kita lihat sekarang itu satu lengan simpang hijaunya, nanti kita akan berlakukan untuk dua arah (saling berseberangan) untuk menekan waktu merah,” jelas Fauzan.

Saat ini, kondisi lampu merah di persimpangan tersebut waktu tunggu merahnya sangat lama, mencapai dua menit untuk satu kaki simpang, yang menyebabkan antrean panjang dan membuang waktu.

“Waktu merah Bapak Ibu semuanya kita bisa singkatkan waktu tunggunya dan juga bisa mengefisiensikan waktu. Kami melakukan kajian dan juga analisis untuk penanganan di simpang ini sehingga kami akan melakukan pengubahan fase APIL,” tambahnya.

Selain perubahan durasi dan fase, BPTD juga melakukan perubahan fisik di persimpangan.

Desy Ariatisyah, Staf Teknis BPTD Sultra, menyebut bahwa kajian menunjukkan persimpangan Pasar Baru merupakan salah satu titik konflik dan sering terjadi kecelakaan.

“Kami telah memberikan rekomendasi secara teknis untuk memajukan median yang ada di masing-masing simpang. Hal ini kami lakukan untuk mengurangi konflik yang terjadi di pertengahan persimpangan ini,” ungkap Desy.

Pemajuan median juga bertujuan untuk memperbaiki jarak pandang yang sebelumnya dianggap terlalu mundur.

Diharapkan, dengan perubahan ini, kendaraan dari seluruh lengan simpang dapat melihat lampu dan memiliki jarak pandang yang lebih baik.

Untuk mendukung keamanan, BPTD juga akan memasang voice announcer yang akan memberikan imbauan kepada pengendara yang melewati persimpangan Pasar Baru untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan.

Penulis : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA