BPJS Kesehatan : 428 Kepala Daerah Raih Penghargaan UHC Awards 2026

waktu baca 2 menit
Rabu, 28 Jan 2026 06:51 181 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Komitmen pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan warganya mendapat apresiasi tinggi.

Sebanyak 31 provinsi dan 397 kabupaten/kota di Indonesia berhasil meraih penghargaan dalam ajang bergengsi Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 yang digelar di Jakarta, Selasa (27/1).

Penghargaan ini diberikan oleh BPJS Kesehatan sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras para kepala daerah dalam memastikan masyarakatnya tercover oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, mengungkapkan sebuah pencapaian luar biasa.

Per 31 Desember 2025, jumlah peserta JKN telah menembus 282,7 juta jiwa atau lebih dari 98 persen total penduduk Indonesia.

“Capaian ini melampaui target nasional yang ditetapkan dalam RPJMN 2025-2029,” ujar Ghufron.

Ia menekankan bahwa keberhasilan ini mustahil terwujud tanpa dukungan kebijakan dan penganggaran yang kuat dari pemerintah daerah.

Pertama, Kunjungan Fasilitas Kesehatan: Mencapai rata-rata dua juta kunjungan per hari.

Kedua, Dampak Sosial: Riset LPEM FEB UI (2025) menunjukkan daerah dengan status UHC memiliki tingkat kesakitan yang lebih rendah dan beban pengeluaran kesehatan rumah tangga yang lebih ringan.

Ketiga, Target Masa Depan: Pemerintah membidik kepesertaan hingga 99 persen penduduk pada tahun 2029.

Tak hanya soal jumlah peserta, kualitas layanan juga terus dipacu. Ghufron menjelaskan bahwa kini akses kesehatan semakin mudah melalui teknologi digital.

Masyarakat dapat memanfaatkan: Aplikasi Mobile JKN & PANDAWA: Layanan administrasi non tatap muka.

Selanjutnya, Antrean Online: Memungkinkan peserta mengatur waktu kunjungan dari mana saja, dan Fitur i-Care JKN: Memberikan akses kepada dokter untuk melihat riwayat medis pasien selama satu tahun terakhir agar penanganan lebih cepat dan tepat.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), yang hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa Program JKN adalah benteng agar masyarakat tidak jatuh miskin saat jatuh sakit.

“Tidak boleh ada pemerintah daerah yang jumlah peserta JKN-nya justru menurun,” tegas Cak Imin.

Beliau berharap UHC Awards ini memicu daerah-daerah lain yang belum mencapai target untuk segera mempercepat perlindungan kesehatan bagi warganya.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA