Mahasiswa mendesak Pemkab Bombana segera melaksanakan perbaikan asrama mahasiswa Bombana di Makassar Sulawesi Selatan. RADARKENDARI.ID — Desakan mahasiswa Bombana terhadap pemerintah daerah kian menguat. Mereka menuntut agar renovasi Asrama Mahasiswa Bombana di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan segera diprioritaskan sebagai bagian dari komitmen peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).
Isu ini mencuat seiring kondisi asrama yang dinilai memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius. Mahasiswa menilai, penyediaan hunian layak bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin akses pendidikan, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 31 ayat (1) UUD 1945.
Namun, upaya mahasiswa untuk mendorong percepatan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) masih menemui kendala.
Surat permohonan yang telah diajukan hampir sepekan belum juga mendapat kepastian jadwal.
Situasi ini mendorong Badan Pengurus Harian Ikatan Mahasiswa Pelajar Indonesia Bombana (IMPIB) Makassar untuk mengambil langkah langsung dengan menemui jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana.
Dalam audiensi tersebut, pemerintah daerah mengakui bahwa saat ini tengah dilakukan penyesuaian anggaran guna menjawab dua kebutuhan mendesak, yakni perbaikan akses jalan menuju asrama serta renovasi bangunan yang sudah tidak layak.
Wakil Ketua IMPIB Makassar, Tajering, secara tegas mempertanyakan keseriusan pemerintah. “Kapan asrama ini benar-benar menjadi prioritas perbaikan?” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, memastikan bahwa perbaikan akan diupayakan pada tahun anggaran berjalan.
Ia menyebut, langkah awal yang segera dilakukan adalah perbaikan akses jalan serta peninjauan langsung kondisi bangunan oleh tim konsultan.
“Insyaallah tahun ini kami pastikan ada perbaikan. Statusnya sudah sangat prioritas, dan kami akan segera turunkan tim untuk melihat kondisi asrama secara menyeluruh,” tegasnya saat ditemui di Rumah Jabatan Bupati, Selasa (31/3/2026).
Lebih jauh, Burhanuddin menegaskan bahwa perhatian terhadap mahasiswa Bombana di luar daerah merupakan bagian dari tanggung jawab konstitusional pemerintah.
Selain menjamin hak pendidikan, kebijakan ini juga diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga mahasiswa di perantauan.
Realisasi renovasi asrama ini pun dinanti sebagai bukti konkret bahwa kebijakan daerah tidak berhenti pada wacana, melainkan mampu menghadirkan solusi nyata demi menunjang pendidikan dan kesejahteraan generasi muda Bombana.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar