Kakanwil Kemenag Sultra Tekankan Kepercayaan dan Integritas ASN di Wakatobi

waktu baca 2 menit
Sabtu, 25 Apr 2026 00:17 38 radarkendari.id

WAKATOBI – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Mansur, menegaskan pentingnya nilai kepercayaan dan integritas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) saat memberikan pembinaan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Wakatobi, para pejabat pengawas, JFT, pengawas madrasah, guru madrasah, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), serta seluruh ASN lingkup Kemenag setempat.

Dalam arahannya, Mansur menyebut kepercayaan sebagai nilai fundamental yang tidak bisa dibeli atau diukur dengan materi. Menurutnya, kepercayaan menjadi kunci lahirnya simpati dan pengaruh di tengah masyarakat.

“Kepercayaan itu sangat mahal. Tidak bisa dibeli dengan apa pun, tetapi dari situlah muncul penghargaan dan kepercayaan publik kepada kita sebagai ASN,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kepercayaan ASN dibangun melalui tiga aspek utama. Pertama, memperkuat hubungan dengan Tuhan melalui peningkatan keimanan dan ketakwaan sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas.

“Kedisiplinan dalam ibadah akan membentuk rasa tanggung jawab, karena kita merasa selalu diawasi,” jelasnya.

Kedua, membangun hubungan harmonis dengan sesama melalui kolaborasi dan sinergi di lingkungan kerja. Menurutnya, kerja sama yang baik akan menghasilkan energi besar dalam menyelesaikan tugas organisasi.

“Jangan sampai di kantor tidak ada komunikasi. Kolaborasi adalah kunci keberhasilan,” tegasnya.

Ketiga, menumbuhkan semangat berbuat kebaikan dengan keikhlasan. Mansur mengingatkan agar ASN tidak bekerja secara transaksional, melainkan menjadikan tugas sebagai bentuk pengabdian.

“Bekerja bukan soal imbalan, tetapi bagaimana kita melayani dengan sepenuh hati,” tambahnya.

Selain itu, ia menyoroti lima nilai dasar ASN Kementerian Agama, mulai dari keimanan dan ketakwaan, integritas, profesionalitas, tanggung jawab, hingga keteladanan. Ia menekankan bahwa integritas merupakan harga diri ASN yang tercermin dari kesesuaian antara perkataan dan perbuatan.

“Jika integritas terjaga, maka kepercayaan dari pimpinan, rekan kerja, dan masyarakat akan mengikuti,” ungkapnya.

Mansur juga mendorong ASN untuk terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan digital. Ia menilai inovasi menjadi hal penting di tengah meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik.

“Inovasi harus didukung kolaborasi. Tidak boleh ada ego sektoral jika ingin maju,” katanya.

Mengakhiri arahannya, Mansur mengajak seluruh ASN menjaga nilai-nilai dasar sebagai landasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Dengan nilai keimanan, integritas, profesionalitas, tanggung jawab, dan keteladanan, kita bisa menjadi ASN yang berdaya saing dan dipercaya,” pungkasnya.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA