Pemkot Bersiap Jamu Delegasi Asia Pasifik yang Siap Hadiri Kegiatan UCLG Aspac di Kendari

waktu baca 4 menit
Rabu, 22 Apr 2026 16:35 34 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID, Kendari, Sulawesi Tenggara – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari kian menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah perhelatan internasional UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting & Asia-Pacific Forum 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–9 Mei 2026.

Daftar peserta delegasi dari Indonesia yang akan menghadiri UCLG ASPAC di Kota Kendari 6-9 Mei 2026.

Berdasarkan data Sekretariat UCLG ASPAC Kota Kendari per 22 April 2026, jumlah peserta yang telah terdaftar mencapai 94 delegasi dari dalam dan luar negeri.

Dari Indonesia, tercatat 94 delegasi telah mendaftar melalui sistem UCLG ASPAC Connect. Delegasi tersebut berasal dari berbagai daerah, di antaranya Jakarta sebanyak 11 peserta, Kendari 6 peserta, Minahasa Utara 4 peserta, Samarinda 3 peserta, Makassar 2 peserta, serta masing-masing satu peserta dari Banda Aceh, Bandung, Madiun, Mamuju, Mataram, Padang, Pangkal Pinang, Sleman, dan Tangerang Selatan.

Sementara itu, partisipasi internasional juga menunjukkan antusiasme tinggi. Sebanyak 54 delegasi dari kawasan Asia Pasifik dipastikan hadir, berasal dari berbagai negara seperti Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, India, Malaysia, Thailand, Singapura, hingga negara kepulauan seperti Maladewa dan Kiribati. Kota-kota besar seperti Guangzhou, Fuzhou, Seoul, hingga Taipei menjadi bagian dari daftar peserta yang telah terkonfirmasi.

Kehadiran delegasi lintas negara ini menegaskan posisi Kendari sebagai salah satu kota yang mulai diperhitungkan dalam jejaring kerja sama pemerintah daerah di tingkat internasional, khususnya dalam lingkup UCLG ASPAC.

Sekretariat UCLG ASPAC Kota Kendari menyebutkan, berbagai persiapan terus dimatangkan, mulai dari penjemputan tamu, pengaturan akomodasi, hingga kesiapan sejumlah venue kegiatan.

Rangkaian agenda ini juga akan disinergikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-195 Kota Kendari, sehingga diharapkan memberikan nuansa berbeda sekaligus memperkuat identitas daerah di mata dunia.

Pemerintah Kota Kendari melihat ajang ini sebagai momentum strategis untuk mendorong promosi daerah, baik dari sisi pariwisata, investasi, maupun potensi ekonomi lokal.

Kehadiran ratusan delegasi diyakini akan memberikan efek berganda, khususnya bagi sektor perhotelan, transportasi, dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Selain itu, forum ini juga membuka peluang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar kota di kawasan Asia Pasifik, terutama dalam isu pembangunan berkelanjutan, tata kelola pemerintahan, hingga inovasi pelayanan publik.

Dengan persiapan yang terus dimaksimalkan, Kendari optimistis dapat menjadi tuan rumah yang sukses, sekaligus memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat posisi sebagai kota yang terbuka, kolaboratif, dan siap bersaing di tingkat global.

Wali Kota Kendari, Hj.Siska Karina Imran memaparkan progres UCLG ASPAC di Jakarta.

Sebelumnya, Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, di Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta.

Pertemuan tersebut membahas dukungan Kementerian Pariwisata terhadap pelaksanaan UCLG ASPAC dan Asia Pacific Forum 2026 yang akan digelar di Kota Kendari pada 7–9 Mei 2026, mengusung tema “Memajukan Pariwisata Berkelanjutan untuk Masa Depan Tangguh dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif.”

Dalam kesempatan itu, Wali Kota secara resmi mengundang Menteri Pariwisata melalui Wakil Menteri untuk hadir sebagai pembicara dalam forum internasional yang akan dihadiri para kepala daerah se-Asia Pasifik tersebut.

“Melalui forum ini, kami ingin memperkuat posisi Kota Kendari sebagai bagian dari jejaring kota dunia sekaligus mendorong pariwisata berkelanjutan yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Wali Kota Kendari.

Wali Kota menambahkan, kehadiran Kementerian Pariwisata sebagai pembicara akan menjadi penguat substansi forum sekaligus memperkaya perspektif kebijakan nasional dalam pengembangan pariwisata daerah.

“Kami berharap Kementerian Pariwisata dapat hadir dan berbagi strategi serta pengalaman dalam mendorong pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menyambut baik undangan tersebut dan menyatakan dukungan Kementerian Pariwisata untuk berpartisipasi secara maksimal.

“Kami menyambut positif pelaksanaan UCLG ASPAC 2026 di Kendari. Ini momentum penting untuk menunjukkan potensi daerah sekaligus memperkuat kolaborasi antar kota di kawasan Asia Pasifik,” ujarnya.

Wamen Ni Luh juga mendorong Pemerintah Kota Kendari untuk menjajaki agenda tambahan berupa kunjungan peserta ke desa atau kelurahan wisata di Kota Kendari.

“Jika memungkinkan, peserta bisa diajak langsung mengunjungi desa atau kelurahan wisata. Ini akan menjadi pengalaman nyata tentang praktik pariwisata berkelanjutan di daerah,” tambahnya.

Dalam audiensi tersebut, Wakil Menteri didampingi oleh Vinsensius Jemadu selaku Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) bersama sejumlah asisten deputi.

Wali Kota Kendari, dr.Hj.Siska Karina Imran foto bersama saat Kordinasi pelaksanaan UCLG ASPAC di Jakarta.

Sementara itu, Wali Kota Kendari turut didampingi Ketua DPRD Kota Kendari, Danlanal Kendari, Kepala Bappeda, serta Direktur Utama PDAM Kota Kendari.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan UCLG ASPAC 2026 di Kota Kendari. (Advetorial)

Penulis : Herdy Suparmanto
Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA